Jakarta, elaeis.co - Lelaki 49 tahun ini cuma bisa menarik napas panjang saat ditanya soal perkembangan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang sudah berjalan sejal tahun 2016 itu, termasuk program beasiswa sawit yang kemudian berjalan setahun kemudian.
"Ada sederet persoalan krusial di dalamnya. Setelah kami lakukan jajak pendapat di lima provinsi sawit, akhirnya kami memutuskan untuk meminta pemerintah segera mengevaluasi total dua program ini," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPP-Apkasindo), Gulat Medali Emas Manurung, kepada elaeis.co tadi pagi. Kebetulan ayah dua anak ini sedang berada di Jakarta.
Hanya saja doktor lingkungan Universitas Riau ini mengingatkan bahwa permintaan evaluasi total ini bukan untuk menyalahkan yang sebelumnya, tapi justru demi kebaikan ke depan.
Lantas, apa saja persoalan di program PSR dan Beasiswa Sawit itu hingga DPP Apkasindo minta dievaluasi total?
Pertama, bahwa ditengok dari status lahan, 86% PSR gagal usul lantaran lahan petani kelapa sawit ternyata belakangan diklaim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berada dalam kawasan hutan.
Padahal kebun kelapa sawit petani yang bakal diremajakan itu sudah berumur di atas 20 tahun. Artinya, sudah lebih dari 20 tahun petani menguasai lahannya, tapi kemudian dibilang di kawasan hutan.
Ke sini-sininya, muncul lagi yang namanya Kawasan Lindung Gambut (KLG). Artinya, kebun petani yang ikut PSR, tak cuma berhadapan dengan klaim kawasan hutan, tapi musti clear dari KLG.
Uniknya kata Auditor Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) ini, KLG ini misterius. Dibilang begitu lantaran di draf dan pembahasan Permentan 03 tak ada, tapi setelah menjadi Permentan 03 yang diteken oleh menteri, KLG ini ada.
Kedua, 78% petani bermasalah di persyaratan administrasi saat mengusulkan PSR melalui Dinas Perkebunan (Disbun) setempat. Mereka bingung kemana harus meminta rekomendasi.
Biaya yang tergolong mahal untuk ukuran petani kelapa sawit, menjadi masalah selanjutnya. Belum lagi sistem online yang menjadi masalah serius.
Banyak Masalah, Apkasindo Minta 2 Program Ini Dievaluasi Total
Diskusi pembaca untuk berita ini