Pekanbaru, elaeis.co - Luasnya perkebunan kelapa sawit di Riau, menjadi lahan basah bagi para penjaja kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Malah Riau menjadi market yang potensial bagi dunia otomotif di Indonesia.

Seperti kata Kepala Cabang Astra Daihatsu Sudirman, Saulius Faryan, lebih dari 30 persen konsumen setianya adalah para pelaku perkebunan kelapa sawit. Baik itu petani maupun para pengusaha di sektor kelapa sawit.

"Ada beberapa produk kita yang memang diminati di sektor perkebunan kelapa sawit. Bukan hanya dari sisi kendaraan niaga atau komersil, dari tipe SUV juga cukup besar jumlahnya," katanya kepada elaeis.co, Rabu (28/6) kemarin.

Salah satunya yakni Daihatsu Terios. Untuk kendaraan ini pihaknya justru memiliki dua pelanggan khusus dari perkebunan kelapa sawit. Dua pelanggan tersebut merupakan perusahaan yang cukup besar di Riau.

"Tahun kemarin kita hitung dua perusahaan itu telah membeli kendaraan dari kita sebanyak 150 dan 100 unit. Ini bukti bahwa kendaraan kita juga ideal untuk menjadi kendaraan operasional di sektor perkebunan kelapa sawit. Tapi ya bukan pula harus berada di kebunnya langsung, mungkin untuk kendaraan operasional di kantor-kantornya," paparnya.

Ia yakin penjualannya di tahun ini akan semakin meningkat. Terlebih pihaknya memiliki kendaraan teranyar yakni New Daihatsu Terios.

"Kebutuhan SUV kian meningkat. Target kita tiap bulan sebanyak 160 unit terjual. Namun dari catatan kita penjualan Daihatsu Terios sudah mencapai 300-400 unit tiap bulannya.

"Untuk Sumatera, Riau menjadi market SUV medium terbesar. Lantaran menjadi kawasan industri dan perkebunan. Seperti kelapa sawit. Untuk itu kita targetkan minimal di tipe ini menguasai 42% market share-nya," paparnya.