Berita / Serba-Serbi /

Status Tanggap Darurat Banjir di Inhu Diperpanjang

Status Tanggap Darurat Banjir di Inhu Diperpanjang

Bupati Inhu Tinjau banjir dan menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak. foto: Humas


Rengat, elaeis.co - Bencana banjir yang melanda belasan kecamatan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, belum surut. Kondisi di lapangan dikhawatirkan semakin memburuk karena Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan curah hujan pada Februari 2024 ini cukup tinggi. 

Terkait dengan hal tersebut, Pemkab Inhu menggelar rapat koordinasi membahas status tanggap darurat bencana banjir yang akan habis masa berlakunya. Rapat yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Inhu, Syahrudin, ini berlangsung di Auditorium Yopi Arianto, Kantor Bupati Inhu. 

Baca Juga : Banjir Rendam Jalan Lintas Timur di Pelalawan, Kendaraan Diminta Lewat Lintas Tengah

Hadir dalam rapat diantaranya Wakil Ketua II DPRD Inhu, Rusman Yatim, Kepala BMKG Bandara Japura, Nengsi Damanik, dan para camat se-Inhu.

Syahrudin menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini digelar mengingat kondisi banjir susulan masih rentan terjadi sehingga perlu didengar masukan dari beberapa pihak. 

"Setelah mendengar pendapat peserta rapat yang hadir, status tanggap darurat bencana banjir diperpanjang dengan pertimbangan yang matang," terangnya kepada elaeis.co, Jumat (2/2).

Selanjutnya, masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) diminta segera mengumpulkan data-data yang diperlukan. Khusus para camat, diharapkan secara rutin meng-update perkembangan banjir di wilayah masing-masing. 

Sementara itu, Nengsi Damanik, sepanjang Februari curah hujan di Inhu diperkirakan masih dalam intensitas menengah ke tinggi.

"Ketinggian banjir diperkirakan akan berangsur surut pada Maret mendatang," jelasnya.


 

Komentar Via Facebook :