Tunda Panen Demi Mutu, Bisnis Kopi PTPN IV Tetap Raup Laba pada Awal 2026
Anomali iklim yang ditandai dengan tingginya curah hujan pada awal 2026 memaksa pengelola perkebunan menyesuaikan ritme produksi. Namun, kondisi tersebut tidak menghalangi kinerja keuangan segmen kopi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo untuk tetap mencatatkan hasil positif. Sub Holding PTPN III (Persero) ini mencatat laba sebelum pajak dari komoditas kopi sebesar Rp 3,43 miliar pada triwulan I 2026.
Kekecewaan yang Berlarut di Ijen: Kala Kebun Kopi Negara Rusak, Rasa Aman Pekerja Ikut Tercabut
Di lereng Ijen yang selama puluhan tahun dikenal sebagai salah satu penghasil kopi arabika terbaik Indonesia, kegelisahan justru tumbuh subur. Bukan karena cuaca atau harga pasar, melainkan akibat konflik lahan yang tak kunjung selesai. Bagi ribuan pekerja Perkebunan Nusantara, kebun kopi bukan sekadar hamparan tanaman, tetapi sumber penghidupan, ruang hidup, sekaligus masa depan keluarga mereka.
Kopi Arabika PTPN Menyapa Dunia: Replanting Dorong Keberlanjutan dan Daya Saing
Upaya kebangkitan kopi Arabika dari lereng Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, mulai menunjukkan hasil. Dalam tiga tahun terakhir, dua sub Holding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo bersama PTPN I melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) di Java Coffee Estate (JCE) berhasil melakukan peremajaan atau replanting tanaman kopi seluas lebih dari 1.300 hektar
Begini Strategi Dirjen Perkebunan Tingkatkan Produktivitas Sawit dan Kopi Dharmasraya
Dirjen Perkebunan turunkan strategi pamungkas di Dharmasraya, pacu sawit dan kopi rakyat meroket, dorong ekonomi lokal, dan buka peluang bisnis berkelanjutan bagi petani.
Lahan Kopi yang Dikelola PTPN IV Dirusak OTK, Warga Terancam Kehilangan Pekerjaan
Lahan kopi milik negara yang dikelola PTPN IV PalmCo di kawasan Java Coffee Estate (JCE), Kali Gedang, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, kembali dirusak oleh orang tak dikenal (OTK). Ini adalah kali ketiga perusakan terjadi dalam waktu yang belum genap satu tahun. Namun di balik kerusakan fisik kebun, yang paling merasakan dampaknya adalah warga sekitar yang kehilangan sumber penghidupan.
Kopi & Sawit Dongkrak NTP Nasional September 2025, Naik Jadi 124,36
NTP petani kembali naik di September 2025, tembus 124,36. Lonjakan ini digerakkan komoditas unggulan seperti kopi dan sawit yang bikin petani tersenyum lega di tengah tantangan harga.
Indonesia Siap Jadi Eksportir Utama CPO ke Kanada
Hubungan bilateral Indonesia dan Kanada di sektor pertanian kian erat. Dalam kunjungan resminya ke Jakarta, Menteri Pertanian dan Pangan Kanada, Heath MacDonald, menemui Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, untuk membahas penguatan kerja sama strategis di tengah tantangan global seperti krisis iklim, geopolitik, dan ketahanan pangan dunia. Pertemuan yang digelar di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, ini menjadi momen penting karena Indonesia menjadi destinasi internasional pertama MacDonald sejak dirinya dilantik. Dalam diskusi hangat itu, salah satu isu utama yang mencuat adalah peningkatan ekspor kelapa sawit (CPO) Indonesia ke Kanada.
Kata Airlangga, Kopi dan CPO Indonesia Berpeluang Masuk AS Tanpa Tarif Impor
Peluang emas terbuka lebar bagi komoditas unggulan Indonesia seperti kopi dan minyak sawit mentah (CPO) untuk masuk pasar Amerika Serikat (AS) dengan tarif impor nyaris nol persen. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, skema ini masih dalam proses negosiasi dengan
Dari Sawit hingga Kopi: Transmigrasi Terbukti Bisa Angkat Ekonomi Warga Sulbar
Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK) menyebut Nilai Tukar Petani (NTP) di daerah itu mencapai 146, angka ini jauh di atas rata-rata nasional. Hal ini mencerminkan tingkat kesejahteraan petani Sulbar yang cukup baik. Dan tingginya NTP banyak ditopang sektor pertanian di kawasan transmigrasi.
Pemerintah Terus Dorong Hilirisasi Komoditas Selain Sawit
Hilirisasi hasil perkebunan tak lagi sekadar wacana tapi menjadi strategi konkret untuk mengangkat kesejahteraan petani dari berbagai komoditas. Pemerintah terus mendorong petani agar tak hanya jadi penjual bahan mentah, tapi ikut ambil bagian dalam rantai nilai industri.