Anggota DPRD Siak Nyaris Diamuk Massa

Anggota DPRD Siak Fraksi PDI Perjuangan, Rakip, nyaris menjadi sasaran amuk massa saat dia berada di lokasi. 

Warga meminta agar Rakip tidak ikut campur terkait aksi penghadangan alat berat tersebut. Tidak hanya itu, massa juga menuding Rakip telah mem-back-up PT TKWL.

Ucapan itu pun sempat memancing kemarahan warga Dusun Sri Mersing Kecamatan Bungaraya karena tidak terima massa mencaci dan mengancam Rakip.

Situasi pun sempat memanas. Namun diredam oleh sejumlah aparat kepolisian yang turun ke lokasi. 

Rakip pun membantah keras tuduhan masyarakat. Ia menegaskan tidak pernah terlibat atau bekerja sama dengan PT TKWL.

“Massa salah paham. Saya dikira mengawal alat PT TKWL masuk ke lahan yang saat ini sedang berkonflik. Padahal nyatanya tidak begitu,” kata Rakip.

Rakip berada di lokasi karena alat berat itu awalnya memperbaiki jalan umum di Dusun Sri Mersing. 

“Alat itu kita pinjam untuk perbaiki jalan umum, bukan jalan pribadi. Karena sudah pinjam, tentu kita bertanggung jawab mengembalikan alat ke tujuan mereka,” terangnya.

Rakip juga menegaskan dirinya tidak punya kewenangan dalam pengelolaan lahan seluas 430 hektar yang sedang di kelola PT TKWL. Sebab kawasan dan administrasi lahan itu berada di Kabupaten Bengkalis.

“Jangankan saya, Bupati Siak saja tidak bisa ikut campur. Itu semua kewenangan Pemerintah Kabupaten Bengkalis,” pungkasnya.