Pekanbaru, elaeis.co - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang ditetapkan oleh Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau kembali ditetapkan naik untuk periode 22 - 28 Februari 2023. 

Dari hasil rapat yang dilakukan oleh tim penetapan harga Dinas Perkebunan Provinsi Riau, harga TBS naik untuk setiap kelompok umur tanam. Kenaikan terbesar terjadi pada TBS kelompok umur 10 sampai 20 tahun. 

"Kelompok umur 10 - 20 tahun naik sebesar Rp 3,99 atau 0,15 persen dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp 2.680,04 per kilogram," kata Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Riau, Defris Hatmaja, Selasa (21/2).

Kemudian untuk harga penjualan minyak sawit mentah atau CPO juga tercatat naik sebesar Rp 28,06 menjadi Rp 11.856,18. Sedangkan harga penjualan kernel minggu ini naik sebesar Rp 192,78 menjadi Rp 5.905,41.

Kenaikan tipis harga TBS  ini terjadi lantaran Indeks K, yang merupakan rumus penentu dalam penetapan harga TBS ditetapkan turun untuk bulan ini.

"Indeks K sebesar 91,81 persen atau mengalami penurunan sebesar 0,36 % dari indeks K bulan lalu. Penurunan ini disebabkan karena rata-rara perusahaan mitra yang merupakan pemasok data penjualan cpo dan kernel dalam tim penetapan harga mengalami penurunan produksi yang mengakibatkan biaya pengolahan menjadi naik serta turunnya harga penjulan CPO pada bulan lalu," jelasnya. 

Berikut daftar harga TBS sawit Riau periode 22 - 28 Februari 2023: 

Umur 3 tahun Rp 1.969,90
Umur 4 tahun Rp 2.136,43
Umur 5 tahun Rp 2.337,79
Umur 6 tahun Rp 2.394,37
Umur 7 tahun Rp 2.487,94
Umur 8 tahun Rp 2.557,04
Umur 9 tahun Rp 2.618,00
Umur 10 - 20 tahun Rp 2.680,04
Umur 21 tahun Rp 2.564,66
Umur 22 tahun Rp 2.551,60
Umur 23 tahun Rp 2.540,71
Umur 24 tahun Rp 2.431,87
Umur 25 tahun Rp 2.372,00.