Berita / Sulawesi /
4 Tahun Lagi, Diproyeksikan Minimal Rp 10 Triliun Uang Petani Beredar di Sulbar
Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin. foto: Humas
Tobadak, elaeis.co - Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Bahtiar Baharuddin menghadiri peringatan HUT Kabupaten Mamuju Tengah (mateng) ke-12.
Pada kesempatan itu Bahtiar menyampaikan agar Pemkab Mateng memaksimalkan potensi lahan di luar penggunaan untuk perkebunan kelapa sawit.
Dia menyebutkan, mulai tahun depan sebanyak 500 ribu bibit durian musangking akan dibagikan kepada masyarakat. Diharapkan empat sampai lima tahun ke depan terdapat sedikitnya Rp 10 triliun penghasilan petani Sulbar dari budidaya durian musangking.
Angka 10 triliun tersebut, menurutnya, merupakan angka terendah jika dikalikan antara nilai jual satu buah durian musangking dengan jumlah bibit yang akan dibagi secara gratis kepada warga Sulbar.
"Mateng ini adalah kawasan perkebunan dan memiliki potensi alam yang luar biasa. Kita tak usah muluk-muluk bermimpi dan berkhayal jauh. Cukup menanfaatkan potensi alam kita. Salah satunya adalah potensi perkebunan hortikultura dengan ukuran tanah yang sangat subur dibanding daerah lain," katanya dalam rilis Humas Pemprov Sulbar dikutip elaeis.co Sabtu (28/12).
Di hadapan para kades, camat, tokoh masyarakat dan OPD Mateng, Bahtiar juga mengungkapkan bahwa ke depan, kawasan Pelabuhan Budong-Budong di Kecamatan Budong-Budong akan disiapkan menjadi kawasan industri.
"Kita sudah usulkan Budong-budong menjadi pusat kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan. Karena tidak mungkin kita produksi banyak, kalau bahan mentahnya dibawa keluar," jelasnya.
Potensi ikan yang melimpah, buah-buahan, dan komoditi lainnya, menurutnya, juga bisa menopang pendapatan asli daerah (PAD) ke depan. "Ditambah lagi potensi peternakan di Mateng sangat luar biasa. Di bawah pohon sawit bisa beternak sapi, kambing, hingga ternak lainnya," ujarnya.
"Kita sangat bersyukur kalau Mateng bisa dikembangkan sebagai kawasan pusat perekonomian. Karena pasti menarik investasi masuk," sambungnya.
Dia menekankan bahwa perkebunan Mateng telah menjadi primadona di Sulbar sehingga harus terus dikembangkan. Selain durian musangking, pisang cavendish dan buah-buahan lainnya juga bisa dibudidayakan.
"Saya tahu di sini juga cocok buah nenas, makanya ke depan ini harus menjadi perhatian. Kalau perlu bisa pergi melihat yang sudah saya kerjakan di Sulawesi Selatan dan bisa dikembangkan di sini," tandasnya.
"Inilah yang harus diperjuangkan kedepan, potensi alam yang luar biasa harus dimanfaatkan dengan maksimal," imbuhnya.









Komentar Via Facebook :