https://www.elaeis.co

Berita / Sumatera /

Pemupukan Sudah Tapi Hasil Kebun Sawit Tak Moncer, Begini Solusinya Versi APKS Bengkulu

Pemupukan Sudah Tapi Hasil Kebun Sawit Tak Moncer, Begini Solusinya Versi APKS Bengkulu

Ilustrasi - TBS sawit. Foto: SHUTTERSTOCK


Bengkulu, elaeis.co - Pupuk merupakan salah satu komponen terpenting bagi tanaman kelapa sawit. Pupuk sangat menentukan hasil serta kualitas tanaman.

Namun, bagaimana kalau sudah di pupuk hasil tanaman tetap tidak efisien?

Menurut Ketua Aliansi Petani Kelapa Sawit (APKS) Provinsi Bengkulu, Edy Mashury, salah satu penyebabnya karena metode pemberian pupuk salah.

"Bisa jadi metode pemupukannya tidak benar. Makanya hasilnya juga tak optimal," kata Edy kepada elaeis.co, kemarin.

Menurut Edy, salah satu kunci agar hasil tanaman sawit meningkat adalah pemilihan jenis pupuk yang tepat. Petani disarankan untuk memilih pupuk dengan formulasi yang sesuai dengan kebutuhan unsur hara tanaman kelapa sawit, termasuk nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), dan unsur mikro penting lainnya.

"Sebelum membeli pupuk, pastikan unsur hara yang ada di tanah, petani bisa meminta saran ke pengamat pertanian atau mendeteksi dengan bantuan alat PH tanah," kata Edy.

Selain itu, penting juga bagi petani untuk mengetahui dosis pemupukan yang tepat. Menggunakan dosis sesuai anjuran agronom atau rekomendasi petugas perkebunan dapat membantu tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup tanpa risiko kelebihan nutrisi.

"Ikuti saran dosis dari dinas lerkebunan, karena rekomendasi mereka sesuai dengan yang diterapkan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit," ujar Edy.

Selain itu, waktu pemberian pupuk juga sangat penting. Petani disarankan memberikan pupuk pada saat yang tepat, sesuai dengan fase pertumbuhan tanaman.

 

Hal itu dimulai saat pembibitan, ketika tanaman belum menghasilkan, dan saat tanaman sudah menghasilkan. "Pemberian pupuk yang tepat waktu mendukung pertumbuhan dan produksi yang optimal," kata Edy.

Tidak hanya itu, kata Edy, petani juga perlu mengadopsi cara pemupukan yang tertera pada kemasan pupuk.

Selain itu, petani juga disarankan untuk mempelajari kondisi lingkungan di sekitar tanaman. Menurut Edy, hal itu akan membantu menentukan jenis pupuk, dosis, waktu, dan cara pemupukan yang sesuai dengan kondisi lingkungan, sehingga hasil panen dapat ditingkatkan.

"Dengan menerapkan tips-tips ini, Insya Allah dapat meningkatkan hasil panen," pungkasnya.

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :