Menurutnya, politisi di Aceh selama ini kurang menaruh minat mencermati peluang peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Aceh dari apa yang sudah dimiliki rakyat. Bahkan, Fadhli menilai banyak politisi di Aceh 'menina bobo' rakyat dengan isu-isu atau janji manis yang kemudian tidak pernah mampu diraih, karena mimpinya utopis.
"Selama ini karena saya mendapat kepecayaan dari DPP APKASINDO dan teman-teman pengurus APKASINDO di Aceh, maka saya berusaha menjadi orang yang berguna bagi petani kelapa sawit atau pelaku usaha di bidang perkelapa sawitan secara umum," ujarnya.
"Tidak hanya sektor sawit. Melainkan ada banyak persoalan yang dihadapi oleh petani lainnya. Misalnya petani padi, petani pinang, petani Pala di Aceh Barat Daya dan Aceh Selatan dan bahkan juga nelayan," kata dia.
Memang petani padi sekarang tengah beruntung menikmati harga yang bagus akibat pengaruh perubahan iklim produksi gabah nasional sedang turun. Namun, kata Fadhli, mereka sering kali menghadapi harga beli gabah yang murah ketika musim panen tiba. Pada sisi lain petani padi juga menghadapi masalah dengan suplay air atau irigasi.
Dari pengamatannya, perdebatan di gedung DPR Aceh misalnya atau juga di kabuaten/kota, jarang mencuat masalah berapa luas lahan sawah yang beririgasi tehnis, setengah tehnis, irigasi desa atau lahan tadah hujan. Kemudian juga bagaimana soal ketersediaan pupuk tepat pada waktunya tidak pernah diperjuangkan.
Begitu juga masalah pinang yang harganya masih anjlok. Pada tingkat petani dibeli dengan harga hanya Rp 2.000-2.500/kg.
Terus, kata Fadhli, tidak ada yang bersuara soal ini. Petani tidak tahu, pemerintah pun tidak peduli terhadap maslaah ini, DPR juga tidak ada yang bicara.
"Saya ingin bicara masalah mereka, masalah petani padi, pinang, pala dan juga masaah yang dihadapi nelayan. Karena latar belakang pendidikan saya S1 Jurusan Ekonomi Pembangunan, dan S2 atau Master Ilmu Ekonomi, saya memiliki pemahaman yang lumayan baik untuk masalah ekonomi produksi, ekonomi mikro dan makro," kata dia.
"Tapi ketika saya mau bicara terhadap masalah yang dihadapi petani yang memproduksi komoditi seperti itu tadi, kapasitas saya sebagai apa? media tentu tidak akan tertarik mengutip pernyataan atau keterangan saya tentang masalah diluar komoditi kelapa sawit," jelasnya.
Meneropong Permasalahan Sawit dan Sektor Pertanian Lainnya ala Fadhli Ali
Diskusi pembaca untuk berita ini