Karena itu, Fadhli komitmen mencalonkan diri menjadi anggota DPR Aceh. Dalam kapasitas sebagai wakil rakyat tentu Fadhli punya kapasitas untuk menyuarakan atau membawa aspirasi rakyat yang memberikan kepercayaan atau amanah kepadanya.
"Saya bisa bicara soal kelangkaan Bahan Bakan Minyak (BBM), soal harga gabah murah atau kelangkaan pupuk, masalah harga pinang, masalah kebun pala rakyat yang terserang penyakit. Begitu juga masalah-masalah lainnya yang terjadi di tengah-tengah masyarakat," kata dia.
"Saya memang petani, dan bertani adalah pekerjaaan tetap saya. Tapi saya bersekolah dan karena itu saya ingin mengabdikan sepenggal ilmu pengetahuan yang saya pelajari untuk membantu para petani agar pemerintah pengalokasian anggaran ke bidang pertanian lebih besar porsinya dan tepat sasaran," tambahnya.
Menurutnya, perekonomian Aceh akan lebih baik dan maju jika perekonomian rakyat disektor utama atau sektor dominan bertumbuh dan berkembang dengan baik.
"Sektor perdagangan, jasa perbankan, transportasi dan lain-lain termasuk industri berbasis pertanian akan bertumbuh jika sektor pertanian Aceh tangguh dan mandiri. Setalah posisi ini dicapai, maka ke depan atau langkah berikutnya Aceh bisa cepat bertransformasi ke sektor non-agraris, ke sektor industri dan jasa yang jadi lebih dominan," tandas politisi Parta NasDem tersebut.
Meneropong Permasalahan Sawit dan Sektor Pertanian Lainnya ala Fadhli Ali
Diskusi pembaca untuk berita ini