Pekanbaru, elaeis.co - Kapolda Riau, Irjen M Iqbal turut hadir dalam gelaran Sawit Indonesia Expo dan Promosi Sawit Baik Riau (Siexpo) 2023, yang ditaja di Pekanbaru Convention and Exhibition (SKA Co EX).
Dalam sambutannya, M Iqbal mengatakan bahwa perkebunan kelapa sawit sangat luar biasa kontribusinya bagi daerah dan perekonomian masyarakat. Terlebih di Riau yang notabenenya adalah wilayah dengan perkebunan kelapa sawit terluas di Indonesia.
"Perkebunan kelapa sawit memberikan dampak penting terhadap kesejahteraan masyarakat. Tentu sudah benar jika kita harus memajukan kelapa sawit," ujarnya, Selasa (8/8).
Menurutnya ini merupakan domino efek yang berdampak penting terhadap masyarakat. Seperti dari segi sosial, lingkungan dan ekonomi. Bahkan juga berdampak penting terhadap pihak kepolisian. Tidak hanya di wilayah hilir, saat ini pihaknya juga menyoroti industri sawit hingga hulu.
Terkait keamanan di perkebunan kelapa sawit, dikatakan Iqbal, konflik sawit merupakan ancaman yang paling sering terjadi dalam sejarah panjang perkebunan kelapa sawit.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkannya, konflik agraria menjadi konflik tertinggi di Indonesia. Dimana ada 29 kasus dari 2020-2022. Sementara sengketa perkebunan kelapa sawit mencapai 20,8% dari total konflik agraria di Riau.
Kata Iqbal, ada 4 faktor yang mempengaruhi terjadinya konflik tadi. Seperti pelanggaran hak asasi manusia, pembayaran yang tidak adil, ketidakpastian hukum, dan kerusakan lingkungan.
"Untuk itu kita harapkan masyarakat tidak perlu sungkan untuk melaporkan jika terjadi dugaan kejahatan. Sebab saat ini kita juga memiliki tagline Polisi Sahabat Petani Sawit," tuturnya.
Terkait masalah karhutla, Iqbal menekankan dengan tegas bahwa akan melakukan evaluasi atau mengganti Kapolres jika terdapat karhutla di wilayahnya, namun tidak ada tersangka. Sebab, katanya, hampir seluruh karhutla disebabkan oleh manusia.
"Untuk kasus karhutla ini kita memang keras. Dimana untuk melakukan pencegahan kita lakukan patroli bersama. Ini juga menjadi salah satu langkah konkrit kita menjaga keamanan dan lingkungan. Selain itu kita juga berperan aktif membantu masyarakat lewat langkah mediasi jika terjadi masalah. Kita juga sering gelar FGD bersama masyarakat," tandasnya.
Di Ajang Siexpo 2023, Kapolda Riau Ancam Ganti Kapolres yang Terjadi Karhutla di Wilayahnya, Bila...
Diskusi pembaca untuk berita ini