Rengat, elaeis.co - Rezita Meylani Yopi, Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, melepas puluhan peserta pelatihan tata boga dan barista serta peserta pelatihan security di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi (Disnakertrans), Senin (11/12). 

Dalam sambutannya, Rezita Meylani Yopi mengharapkan kepada seluruh peserta yang telah mengambil bidang kejuruan seyogyanya menekuni saat proses pelatihan nanti, sebab program tersebut berpeluang bagi peserta dalam mencari kerja maupun berwirausaha. 

"Kegiatan pelatihan ini sejalan dengan visi misi saya setelah dilantik bersama Junaidi Rachmat, Wakil Bupati Inhu, memimpin daerah untuk berupaya meningkatkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing," ucapnya dalam pantauan elaeis.co. 

Rezita Meylani Yopi melihat di lapangan banyak generasi milenial yang sudah selesai sekolah atau kuliah tetapi masih banyak yang belum mendapatkan pekerjaan. 

"Jadi melalui Dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) gebrakan ini harus dilaksanakan setiap tahun," ungkapnya.

Pasalnya, peserta yang telah mengantongi sertifikasi itu langsung mendapat penempatan kerja. Hal tersebut terbukti pada tahun 2022 lalu, dimana peserta yang mengikuti pelatihan barista diambil oleh Starbucks di Dumai. 

"Bagi peserta tahun ini yang nantinya selesai pelatihan bisa langsung direkrut pihak perusahaan maupun pengusaha home industri yang ada di Inhu," ungkapnya. 

Terpisah, Rengga Bramantika, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Inhu, menyampaikan jumlah peserta pelatihan yang dilepas 76 orang dari berbagai bidang yakni tata boga, barista dan security. 

"Untuk peserta tata boga sebanyak 16 orang, barista berjumlah 16 orang dan security sebanyak 44 orang," bebernya. 

Dia menjelaskan, peserta security nantinya digembleng oleh pihak ketiga yakni PT Merpati Garda Sakti Pekanbaru selama 14 hari terhitung pada tanggal 11 - 24 Desember 2023. 

Sedangkan peserta tata boga dan barista selama 7 hari sejak tanggal 8 - 14 Desember 203 mendatang. 

"Alhamdulillah, masih tahapan pelatihan beberapa peserta seperti bidang Security telah mengurus SKCK. Artinya saat mereka menerima sertifikasi sudah diterima oleh pihak korporasi yang beroperasi di Inhu," tutupnya.