Berita / Sumatera /
Kebun Sawit di Halongonan Timur Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp200 Juta
Tim gabungan memadamkan kebakaran kebun sawit di Halongonan Timur. Foto: Hms Res TS
Gunung Tua, elaeis.co — Kebakaran hebat melanda lahan kebun sawit milik warga di Desa Siancimun, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara. Peristiwa ini menghanguskan areal kebun sawit dan menyebabkan kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.
Kejadian bermula pada pukul 20.00 WIB saat Bhabinkamtibmas Polsek Padang Bolak menerima laporan dari warga mengenai kobaran api di lahan perkebunan sawit. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Padang Bolak segera mengerahkan personel gabungan dari Unit Reskrim dan SPKT menuju lokasi.
Sekitar pukul 21.00 WIB, tim tiba di lokasi dan mendapati api sudah mulai mereda setelah sebelumnya dilakukan pemadaman oleh tiga unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran dari Kabupaten Padang Lawas Utara dan Labuhanbatu Selatan (labusel), dibantu warga sekitar.
Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yasir Ahmadi, dalam laporan resminya menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. “Lahan yang terbakar diketahui milik ER. Gultom, 55 tahun, seorang petani yang berdomisili di Desa Batang Pane II, Kecamatan Halongonan Timur,” ungkapnya dalam keterangan dikutip Selasa (15/7).
Polisi juga telah meminta keterangan dari dua saksi di lokasi, yaitu Sugino (50) dan Edi Saputra (27), keduanya warga Desa Siamataniari, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labusel. “Namun, hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, dan sumber api belum diketahui secara pasti,” sebutnya.
Tim dari Polsek Padang Bolak telah melakukan langkah-langkah awal, termasuk pengamanan dan olah TKP, pemasangan police line, wawancara saksi, serta pengumpulan barang bukti.
“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 23.30 WIB. Dugaan awal penyebab kebakaran belum dapat dipastikan, dan penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan,” ujar Yasir.
Pihak kepolisian berencana untuk melanjutkan penyelidikan mendalam, termasuk memintai keterangan lebih lanjut dari para saksi guna mengungkap penyebab pasti insiden ini.







Komentar Via Facebook :