Terus Bergerak Positif, Harga Sawit Plasma Riau Dibeli Rp3.859,87/kg
Beberapa pekan ini harga kelapa sawit khususnya mitra plasma di Riau terus menunjukkan pergerakan positif. Minggu ini harga komoditi tersebut kembali mengalami kenaikan.
Sorotan terbaru dari Tag # Harga Penetapan
Beberapa pekan ini harga kelapa sawit khususnya mitra plasma di Riau terus menunjukkan pergerakan positif. Minggu ini harga komoditi tersebut kembali mengalami kenaikan.
Sedikitnya 10 perwakilan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) hadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruangan Komisi II DPRD Bengkulu, Senin (8/6). Pertemuan yang juga dihadiri sejumlah perwakilan petani kelapa sawit itu membahas mengenai penetapan harga kelapa sawit.
Pemerintah Provinsi Aceh baru-baru ini akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemantau Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. Satgas ini dibentuk untuk menetapkan harga yang berkeadilan bagi petani kelapa sawit di Aceh.
Petani kelapa sawit Provinsi Banten, sampai saat ini belum menikmati harga kelapa sawit yang ditetapkan oleh Dinas Perkebunan. Untuk itu, petani mendesak agar penetapan harga dapat dilakukan mulai awal tahun 2026 ini.
Harga kelapa sawit mitra plasma di Riau mengalami penurunan periode ini. Dari hasil penetapan di Dinas Perkebunan Riau penurunan yang terjadi sebesar Rp36,30/kg.
Selain senang, hadirnya PKS yang akan beroperasi di Kabupaten Aceh Tenggara juga menyisakan kekhawatiran. Petani khawatir harga yang ditetapkan nanti jauh dari harga penetapan di Dinas Perkebunan Aceh.
Berdasarkan hasil rapat penetapan harga di Dinas Perkebunan Aceh, harga TBS kelapa sawit Aceh tertinggi dibeli Rp3.459/kg. Harga ini bisa dinyatakan stabil sebab periode lalu harga tertinggi Rp3.460/kg.
Harga penetapan kelapa sawit oleh Dinas Perkebunan (Disbun) belum sepenuhnya menjadi pedoman bagi beberapa perusahaan kelapa sawit. Seperti di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), masih banyak PKS yang menentukan harga kelapa sawit secara mandiri.
Perubahan Harga Referensi (HR) yang saat ini sekali sebulan, musti dipercepat menjadi sekali dua minggu. Ini teramat penting kata Gulat lantaran saat ini, harga yang terjadi, lebih sering berubah-ubah.