Bengkulu, elaeis.co - Sedikitnya 10 perwakilan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) hadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruangan Komisi II DPRD Bengkulu, Senin (8/6). Pertemuan yang juga dihadiri sejumlah perwakilan petani kelapa sawit itu membahas mengenai penetapan harga kelapa sawit.

 Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Fitri mengatakan harga kelapa sawit saat ini belum ditetapkan secara maksimal. Menurutnya memang harus ada penetapan yang dilakukan setiap bulan atau per periode yang disepakati.

"Pertemuan ini tadi belum menghasilkan titik temu. Nanti akan kita panggil kembali, kita lakukan diskusi kembali," ujar Fitri usai hadiri RDP tersebut.

Menurutnya, antara PKS dan dinas terkait yakni dinas perkebunan, harus terjadi kolaborasi yang bagus. Sehingga dapat bersama sama menetapkan harga sawit, yang kemudian diberlakukan untuk pembelian sawit petani oleh PKS. Saat ini belum ada PKS yang menetapkan harga.

"Harga saat ini, rata-rata kelapa sawit petani dibeli Rp2.880/kg. Seharusnya ini bisa lebih tinggi lagi jika dihitung menggunakan skema penetapan. Harapan kita nanti ada kesepakatan sehingga sawit dibeli lebih tinggi," tandasnya.