Banda Aceh, elaeis.co - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI, Hadi Tjahjanto, menyerahkan sertifikat tanah seluas 2 ribu hektare kepada petani plasma PT Satya Agung di Gampong Uram Jalan, Kecamatan Geureudong Pase, Kabupaten Aceh Utara.
Penyerahan itu dilakukan bersamaan dengan peresmian pabrik kelapa sawit (PKS) nihil limbah (zero waste) milik PT Satya Agung, kemarin.
Hadi mengapresiasi perusahaan tersebut karena telah menyerahkan kebun plasma sawit kepada warga di sekitar wilayah operasionalnya.
“Terima kasih kepada pimpinan perusahaan ini. Semoga apa yang dilakukan akan diikuti juga oleh HGU-HGU lainnya di Aceh sehingga saya tidak perlu melakukan audit. Karena saya akan melakukan audit hak, audit letak, audit luas, audit fungsi dan audit manfaat kepada masyarakat. Kadang-kadang poin yang kelima itu, masyarakat tidak merasakan manfaat. Mudah-mudahan pabrik ini akan terus berkembang dan mensejahterakan masyarakat sekitarnya,” kata Hadi Tjahjanto melalui keterangan resmi Biro Adpimprov Aceh.
Kepada masyarakat penerima, dia berpesan hendaknya kebun yang telah diserahkan oleh perusahaan dikelola dengan baik agar bisa membantu perekonomian keluarga dan secara lebih luas mampu mendongkrak geliat perekonomian masyarakat setempat.
“Sertifikat itu adalah suatu bentuk penghargaan dan perhatian dari perusahaan. Oleh karena itu, harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga menjadi aset yang berguna dalam membantu perekonomian bapak dan ibu sekalian,” pesannya.
Kebun seluas 2 ribu hektare tersebut dibagikan kepada seribu petani di sekitar perkebunan PT Satya Agung. Perusahaan milik Bahruny Group ini mengeloola lahan seluas 10 ribu hektare. Dalam kesempatan tersebut Hadi didampingi Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki, menyerahkan sertifikat secara simbolik kepada 10 orang petani.
Razali, salah seorang penerima mengaku bahagia karena setelah menunggu sekian lama, akhirnya dia menerima sertifikat tanah tersebut.
Menteri ATRBPN Serahkan Sertifikat Kebun Plasma ke Petani
Diskusi pembaca untuk berita ini