Kepada para alumni, Purjianto mengingatkan para wisudawan dan wisudawati bahwa wisuda bukanlah akhir segalanya, melainkan berhenti sebentar di terminal, untuk kemudian melanjutkan karir dalam pengembangan sawit.

Dalam kesempatan itu ia memaparkan bahwa para alumni sudah terserap ke puluhan perusahaan kelapa sawit, bahkan sebelum mereka mengikuti prosesi wisuda.

Baca juga: Guru Besar USU Kunjungi Kampus ITSI dan Sampaikan Satu Pesan Penting

“Para alumni ITSI Medan banyak yang terserap di industri perkebunan kelapa sawit, termasuk wisuda saat ini. Banyak di antara para alumni yang tak bisa mengikuti wisuda ini karena sedang bekerja di perusahaan sawit di luar kota Medan,” ujarnya.

Sosiawan Harry Kustanto selaku Ketua Yayasan ITSI juga menyampaikan hal yang sama, dan mengingatkan para alumni bahwa ada dunia baru yang harus dihadapi dan dijalani.

Tak lupa ia berterimakaaih kepada para pengurus ITSI yang telah mendidik dan mengantarkan para wisudawan ke jenjang selanjutnya di dunia perkelapasawitan nasional.

Baca juga: Begini Cara ITSI Membantu Memastikan Masa Depan Para Mahasiswanya

“Dan perlu diketahui bahwa ITSI Medan mempunyai peran penting dalam ketahanan pangan dan energi nasional,” ujar Sosiawan Harry Kustanto.

“Saya berharap 331 wisudawan dari 2 prodi yang diwisuda saat ini dan kepada seluruh alumni ITSI agar tetap menjaga nama baik ITSI,” tuturnya lebih lanjut.