Penukal, elaeis.co – Polres Penukal Abab Lematang Ihir (PALI), Sumatera Selatan, menggelar mediasi antara perusahaan perkebunan sawit PT. Laras Karya Kahuripan (LKK) dan Sutrisno bin Rustam terkait sengketa lahan plasma Koperasi Abadi Bersama.

Mediasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin SIK dan dihadiri perwakilan dari Pemkab PALI, TNI, dan beberapa pihak terkait, termasuk perwakilan PT. LKK dan Koperasi Abadi Bersama.

Dalam mediasi, Asisten I Pemkab PALI, H. Andre Fajar Wijaya, menyampaikan bahwa pemerintah daerah dan Polres PALI akan merujuk pada data yang ada sesuai peraturan perundang-undangan untuk mencari solusi terbaik. "Inilah pentingnya kepastian kepemilikan sebelum pengelolaan lahan," katanya dalam rilis Humas Polres PALI dikutip Senin (25/11).

AKP Biladi Ostin, Kabag Ops Polres PALI, menegaskan pentingnya menjaga ketertiban selama mediasi dan menghindari tindakan pidana yang dapat memperburuk situasi. "Kami meminta semua pihak untuk menyampaikan fakta dengan tujuan mencapai solusi yang diinginkan," tandasnya.

Sutrisno bin Rustam menyampaikan terima kasih kepada Polres PALI atas fasilitasi ini. "Saya berharap mendapat bantuan dalam penyelesaian sengketa atas lahan seluas 60 hektar yang telah dikelola oleh PT. LKK tanpa persetujuan," tukasnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Abadi Bersama, Suparmin, menjelaskan bahwa pengelolaan lahan dilakukan atas dasar perjanjian dengan PT. LKK sejak tahun 2007. "Area yang disengketakan tersebut masuk dalam wilayah Tempirai Utara," sebutnya.

Setelah semua pihak memberikan data dan masukan, mediasi lantas menghasilkan rekomendasi pengukuran ulang lahan oleh pihak BPN Kabupaten PALI yang disaksikan oleh Koperasi Plasma Abadi Bersama, Sutrisno, perwakilan desa, dan Kecamatan Penukal Utara. Masing-masing pihak juga diimbau fokus pada permasalahan sengketa lahan, dan jika tidak ada penyelesaian, disarankan menempuh jalur hukum.

"Kita berharap mediasi ini membawa titik terang bagi kedua belah pihak dalam menyelesaikan konflik lahan di Tempirai Utara," tutup Ostin.