Jakarta, elaeis.co - Seleksi program Grant Riset Sawit (GRS) 2023 sudah rampung. Ada 43 proposal yang bakal mendapatkan dukungan dana penelitian dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). 

Mereka terbagi dalam tujuh kategori penelitian; Bioenergi, Biomaterial/Oleokimia, Lahan/Bibit/Budidaya, Pangan/Kesehatan, Pasca panen/Pengolahan, Penanganan Limbah/Lingkungan dan Sosial/Ekonomi/Manajemen/ICT.

Kemarin, Plt Direktur Penyaluran Dana BPDPKS, Zaid Burhan Ibrahim, telah menekan pengumuman nama-nama penerima GRS 2023 itu. 

Kepada elaeis.co tadi malam, Kepala Divisi Program Pelayanan BPDPKS, Arfie Thahar merinci, untuk tahun ini, ada 779 proposal yang masuk. 

Proposal itu kemudian diseleksi oleh Komite Penelitian dan Pengembangan BPDPKS dan 659 dinyatakan lolos. Hanya saja, saat seleksi presentasi, 597 proposal dinyatakan gugur. 

"Jadi, setelah seleksi presentasi, yang tersisa hanya 62 dan pada seleksi akhir, 43 proposal lah yang dinyatakan layak mendapatkan dukungan dana  penelitian," terangnya.  

Berikut nama-nama penerima pendanaan GRS 2023 itu;

Bidang Bioenergi

1 - Prof. Dr. Ir. Bambang Sugiarto, M.Eng (Universitas Indonesia). Peningkatan Mutu Bahan Bakar Produk Biodiesel Pada Mesin Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Dengan Metode Teknologi Sistem Filtrasi menjadi judul penelitiannya. 
 - Dr. M Taufik Suryantoro, MT (Universitas Indonesia). Optimasi Desain Sistem Filtrasi dan Pengkondisian Bahan Bakar Biodiesel Dalam Rangka Meningkatkan Kinerja Engine Kapal Komersial menjadi judul penelitiannya. 

2 - Iman Abdullah, S.Si., M.Si., Ph.D (Universitas Indonesia). Peningkatan Nilai Tambah Gliserol melalui Reaksi Dehidrasi-Oksidasi menjadi Asam Akrilat menggunakan Katalis Heterogen Berbasis Cu dan Ag menjadi judul penelitiannya. 
 - Fatimah Tresna Pratiwi, S.Si, M. Eng (Universitas Indonesia). Pengembangan Teknologi Konversi Gliserol menjadi Asam Akrilat menggunakan Katalis dari  Limbah Plastik menjadi judul penelitiannya. 

3. Prof. Dr. Ir. Yogi Wibisono Budhi, S.T.,M.T.,I.P.M. (Institut Teknologi Bandung). Pengembangan Teknologi Reaktor dan Kajian Teknoekonomi dalam Hidrolisis Minyak Sawit Menjadi Asam Lemak dan Gliserol Menggunakan Enzim Amobil pada Temperatur dan Tekanan Rendah menjadi judul penelitiannya. 

4. Nova Rachmadona, Ph.D. (Universitas Padjajaran Bandung). Optimalisasi Penggunaan Palm Acid Oil (PAO) Sebagai Bahan Baku Pembuatan Biodiesel Untuk Industri Sawit Di Indonesia menjadi judul penelitiannya.

5. Dr.Ir. Dyah Wulandani, MSi (IPB University). Produksi Biodiesel dari Palm fatty acid distillate (PFAD) menggunakan Bubble column reactor tanpa Katalis dengan Aplikasi Fine bubble menjadi judul penelitiannya.

6. Dr. Eng. Ir. Iman Kartolaksono Reksowardojo,M.Eng (Universitas Pertamina). Studi dan Mitigasi Penggunaan B40 pada Kendaraan Teknologi Euro4 di Indonesia menjadi judul penelitiannya. 

Biomaterial/Oleokimia

7. Ahmad,S.T.,M.T.,Ph.D. (Politeknik Negeri Ujung Pandang). Pengembangan Komposit Campuran (Hybrid) Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dan Gelas Yang diperkuat Poliester Untuk Aplikasi Material Plafon Rumah menjadi judul penelitiannya. 

8. Susi, STP, M.Si (Universitas Lambung Mangkurat). Produksi Hidrogel Berbasis Selulosa Mikrokristalin dan Karboksilmetil dari Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) untuk Aplikasi Biowrapping dan Absorbent Pad menjadi judul penelitiannya.

9. Prof. Dr. Yenny Meliana (Badan Riset dan Inovasi Nasional). Sintesis dan Modifikasi Kimia Senyawa Turunan Minyak Sawit sebagai Alternatif Surfaktan dan Mineral Oil untuk Aplikasi Vaksin Unggas menjadi judul penelitiannya. 

10. Desi Nurandini, S.T., M.Eng. (Universitas Lambung Mangkurat). Sintesis Alkyd Resin Berbasis Palm Fatty Acid Distillate (PFAD) dan Aplikasinya Sebagai Coating Material Untuk Pengendalian Korosi Pada Logam menjadi judul penelitiannya. 

11. Dr. Ir. Sari Farah Dina, MT (Politeknik Teknologi Kimia Industri). Pulp TKS Hasil Pemasakan Secara Termo-Mekanis Sebagai Bahan Baku Pembuatan Paperbag Pengganti UnBiodegradable Polybag Untuk Pembibitan menjadi judul penelitiannya. 

12. Adam Febriyanto Nugraha, S.T., Ph.D (Universitas Indonesia). Pengembangan dan Produksi Wood Plastic Composite (WPC) Berbahan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) untuk Aplikasi Bahan Konstruksi Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan menjadi judul penelitiannya. 

Lahan/Bibit/Budidaya

13. Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc (Universitas Gadjah Mada). Pengembangan Marka Molekuler Untuk Kelapa Sawit Efisien Penyerapan Nutrisi Fosfat menjadi judul penelitiannya. 

14. Cico Jhon Karunia Simamora, SP., MSi. (Universitas Tanjungpura). Strategi Pengembangan Obat Anti Fungi Selektif dan Kuat untuk Pengendalian Kuratif Serangan Ganoderma boninense Resisten Fungisida Heksakonazole Berbasis Lipopeptida Novel Tahan Panas Dan UV dari Streptomyces GBSR1 menjadi judul penelitiannya. 

15. Dr.rer.nat. Ir. Maya Shovitri (Institut Teknologi Sepuluh November). iFovib_G, Robot Berbasis Teknologi Foton dan Vibrasi untuk Deteksi Dini dan Kuratif Serangan Ganoderma boninense pada Kelapa Sawit menjadi judul penelitiannya. 

16. Tjut Ahmad Perdana Rozziansha, M.Si (Pusat Penelitian Kelapa Sawit). Pengembangan Teknologi Kuratif Berbasis NonselfDNA Ganoderma (GFung) Untuk Pengendalian Penyakit Busuk Pangkal Batang menjadi judul penelitiannya. 

17. Mahardika Gama Pradana, S.P., M.Si (Pusat Penelitian Kelapa Sawit). Pemanfaatan Tetragona Laeviceps sebagai Komplemen Penyerbuk Kelapa Sawit dalam Upaya Peningkatan Produktivitas dan Integrasinya untuk Menambah Pendapatan Petani Sawit Rakyat menjadi judul penelitiannya.

18. Rezki El Arif, S.T.,M.T., Ph.D (Institut Teknologi Sepuluh November). Sistem Deteksi Dini Jamur Ganoderma Pada Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Sistem Radar SIL (Self-InjectionLocked) Portable menjadi judul penelitiannya. 

Pangan/Kesehatan

19. Prof. Dr. Ir. Lienda Aliwarga Handojo, M.Eng. (Institut Teknologi Bandung). Pengembangan Teknologi
Produksi Pakan Ternak Melalui Biokonversi Ampas Nira Sawit Oleh Larva BSF
menjadi judul penelitiannya. 

20. Prof. Dr.-Ing. Drs. Ir. Mitra Djamal, IPU, ASEAN Eng. (Institut Teknologi Bandung). Penentuan Kualitas
Hingga Penentuan Kandungan Kontaminan Pada Minyak Sawit Menggunakan Surface Enhanced Raman Spectroscopy (SERS) dan Kemometri
menjadi judul penelitiannya.