MEDAN, elaeis.co - Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) pada pekan lalu, khususnya mulai tanggal 4, 5, dan 6 September 2024, menjadi babak belur dalam proses tender yang diselenggarakan oleh PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN).

Kalau dari data yang dimiliki oleh elaeis.co,  Senin, 9 September 2024, harga CPO semat anjlok sebanyak Rp 86 per kilogram (Kg) pada tender periode awal bulan, yaitu 2 September 2024.

Lalu pada tender keesokan harinya, Selasa (3/9/2024), harga CPO naik Rp 100 per Kg. Nah, kemudian, sejak tender periode Rabu (4/9/2024), harga CPO terus merosot hingga ke akhir pekan.

Baca juga: Dukung Program B50, Indonesia Harus Genjot Produksi CPO

Pada hari Rabu tersebut, harga CPO anjlok sebanyak Rp 130 per Kg. Pada periode Kamis (4/9/2024), harga CPO merosot dalam jumlah yang lebih sedikit, yaitu Rp 81 per Kg.

Terakhir, pada tender periode Jumat, 6 September 2024, harga CPO kembali turun tetapi dalam jumlah yang jauh lebih kecil, yaitu sebanyak Rp 31 per Kg. 

Namun dalam tender di akhir pekan itu tidak ada muncul Pelabuhan Belawan di kota Medan seperti biasanya. Posisi Belawan digantikan oleh Pelabuhan Kuala Tanjung yang ada di Kabupaten Batubara.

Baca juga: Belawan Menghilang dan Harga CPO Turun Mewarnai Hasil Tender PT KPBN Periode 6 September 2024

Saat ditanya elaeis.co, ekonomi kota Medan, Gunawan Benjamin, malah melihat sebenarnya harga CPO selama bulan September justru bergerak dalam rentang yang cukup sempit, yaitu antara RM 3.885 hingga RM 3.950 per ton. 

"Tekanan terjadi pada harga CPO di awal pekan, dan harga bergerak berbalik naik di perdagangan hari Jumat kemarin. Harga CPO sejauh ini ditransaksikan di kisaran  RM 3.950 ringgit per ton," ujar Gunawan Benjamin.