Bengkulu, elaeis.co - Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Rosmala Dewi SP mengatakan pihaknya berharap para petani sawit di Bengkulu beralih ke penggunaan pupuk organik karena manfaat jangka panjangnya baik bagi tanah dan lingkungan.

"Pupuk organik dapat meningkatkan kesuburan tanah secara alami dan mengurangi ketergantungan petani sawit pada pupuk kimia yang berdampak buruk pada lingkungan," kata Rosmala, kemarin.

Sekedar informasi, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu terus memberikan dukungan kepada petani sawit. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan pupuk organik cair sebanyak 2.700 liter kepada petani sawit di provinsi tersebut.

Rosmala  mengatakan, pemberian bantuan pupuk organik dilakukan untuk meningkatkan keberlanjutan pertanian di provinsi ini. Pupuk organik telah terbukti efektif dalam meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Rosmala berharap, bantuan pupuk organik cair tersebut dapat menciptakan kesadaran yang lebih besar di kalangan petani sawit tentang manfaat penggunaan pupuk organik. Sehingga bisa meningkatkan kualitas hasil pertanian dan menjaga kelestarian lingkungan di Provinsi Bengkulu.

"Kami berharap itu bisa menciptakan kesadaran yang lebih besar di kalangan petani sawit tentang manfaat penggunaan pupuk organik. Sehingga bisa meningkatkan kualitas hasil pertanian dan menjaga kelestarian lingkungan di Bengkulu," ungkapnya.

Selain itu, Rosmala mengaku, dalam rangka mewujudkan visi pembangunan pertanian berkelanjutan, pihaknya akan berupaya melakukan kolaborasi lebih lanjut dengan berbagai pihak terkait untuk memperluas penggunaan pupuk organik di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu. Hal itu dilakukan dalam upaya untuk menciptakan ekosistem pertanian yang lebih seimbang dan lestari.

"Kami akan berupaya melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait untuk memperluas penggunaan pupuk organik di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu. Hal itu dilakukan dalam upaya untuk menciptakan ekosistem pertanian yang lebih seimbang dan lestari," ujarnya.