Manna, elaeis.co – Personil Polsek Kedurang Ilir, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, berhasil memediasi permasalahan yang terjadi antara sesama warga Desa Durian Sebatang, Kecamatan Kedurang.

Permasalahan tersebut terkait dengan aktivitas bongkar muat tandan buah segar (TBS) sawit di Rumah Amplas (RAM) milik Subandi. Sejumlah warga merasa aktivitas di lapak penampungan sawit itu menimbulkan kebisingan sehingga mengganggu kenyamanan terutama bagi tetangga bernama Firdo Farola dan keluarganya.

Mediasi berlangsung di Balai Desa Durian Sebatang dan dihadiri oleh kedua belah pihak, perangkat desa, tokoh adat, dan tokoh masyarakat setempat. Bhabinkamtibmas Polsek Kedurang Ilir, Brigpol Febrian Pratama SH, memfasilitasi mediasi tersebut.

“Dalam mediasi tersebut, Firdo Farola dan keluarganya menyampaikan keluhan mereka terkait dengan aktivitas bongkar muat buah sawit di RAM milik Subandi. Mereka mengatakan bahwa aktivitas tersebut mengganggu kenyamanan karena bising,” jelas Febrian dalam rilis Humas Polres Bengkulu Selatan dikutip elaeis.co, Senin (17/2).

Dalam rapat mediasi itu Subandi mengatakan bahwa dia sudah memiliki izin resmi untuk melakukan aktivitas bongkar muat buah sawit di RAM-nya. “Namun saya bersedia untuk membuat solusi atas keluhan itu dengan cara menembok RAM, memindahkan lobang muatan, dan menghentikan aktivitas bongkar muat pada malam hari,” sebutnya.

Setelah mediasi, kedua belah pihak akhirnya berdamai dan membuat berita acara kesepakatan. Bhabinkamtibmas dan perangkat desa juga melakukan peninjauan lokasi RAM dan rumah keluarga Firdo Farola. “Jajaran Polres Bengkulu Selatan telah berhasil memediasi permasalahan warga dan meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di Desa Durian Sebatang,” tukasnya.

Kegiatan mediasi ini juga menunjukkan komitmen Polres Bengkulu Selatan dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, serta menyelesaikan permasalahan warga dengan cara yang damai dan musyawarah. Dengan kegiatan mediasi ini, diharapkan masyarakat di Desa Durian Sebatang dapat merasakan kenyamanan dan keamanan yang lebih baik, serta dapat meningkatkan keharmonisan dan kesatuan masyarakat.