Sejumlah pengguna media sosial secara terbuka mengaitkan kebakaran dengan aktivitas pembukaan perkebunan sawit.
Namun, hingga kini tudingan bahwa perusahaan sawit sengaja membakar hutan dan lahan untuk membuka kebun baru dibantah oleh GAPKI.
Di sisi lain, pencegahan karhutla tetap membutuhkan pengawasan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi memunculkan api.
Kondisi cuaca, lahan yang mudah terbakar, serta aktivitas pembukaan lahan menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian.
Dengan situasi karhutla yang masih menjadi sorotan, pernyataan GAPKI kembali menegaskan pentingnya penanganan kebakaran secara menyeluruh.
Bukan hanya mengawasi perusahaan perkebunan, tetapi juga memastikan seluruh aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran dilakukan sesuai aturan.
Hutan Kalimantan Terbakar, GAPKI Jawab Tuduhan Kebakaran untuk Buka Kebun Sawit
Diskusi pembaca untuk berita ini