Sementara Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengaku pemerintah daerah berkomitmen dalam memfasilitasi investor dengan berbagai insentif, termasuk fasilitas infrastruktur yang memadai dan dukungan regulasi yang kondusif.

Upaya itu diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan sektor hilirisasi minyak kelapa sawit dan memacu pertumbuhan ekonomi Bengkulu secara menyeluruh.

"Kami selalu terbuka bagi investor, jadi kalau mau berinvestasi disini, maka akan ada banyak insentif yang kami berikan," tuturnya.

Rohidin berharap, insentif tersebut dapat menjadikan Provinsi Bengkulu berperan lebih besar terhadap industri hilirisasi minyak kelapa sawit nasional.

"Jika hilirisasi ini bisa dilakukan di Bengkulu, akan berdampak positif bagi daerah. Sebab bisa meningkatkan lapangan kerja dan berdampak terhadap perekonomian masyarakat," pungkasnya.