"Sehingga penelitian lebih lanjut akan dilakukan untuk menguji keamanan dan efektivitas sistem ini dalam uji klinis," tutur Citra lebih lanjut..

Pihaknya yakin kalau inovasi ini tidak hanya menawarkan harapan baru dalam pengobatan kanker kolon, tetapi juga memberikan dampak positif pada pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. 

"Jika terbukti berhasil, penggunaan selulosa pohon sawit dalam drug delivery sistem dapat membuka jalan bagi pengembangan terapi kanker yang lebih efektif dan ramah lingkungan," ucapnya

Dikatakannya, penelitian yang mereka lakukan diyakini merupakan sebuah langkah maju yang signifikan dalam pengembangan pengobatan kanker. 

"Tim peneliti berharap hasil penelitian ini dapat segera diaplikasikan dalam produksi obat komersial, sehingga dapat memberikan manfaat bagi para penderita kanker usus besar," tegas Citra Apriliana.