Pekanbaru, elaeis.co - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat, Nilai Tukar Petani (NTP) Riau Maret 2023 sebesar 161,24 atau naik sebesar 4,35 persen dibanding NTP Februari 2023 sebesar 154,52. 

Kepala BPS Riau, Misfaruddin, menyebutkan kenaikan NTP ini disebabkan oleh naiknya indeks harga yang diterima petani sebesar 4,35 persen, lebih tinggi dari pada indeks harga yang dibayar petani yang hanya naik sebesar 0,003 persen.

"Pada Maret 2023, sembilan provinsi di Pulau Sumatera mengalami kenaikan NTP. Riau tercatat sebagai provinsi dengan kenaikan NTP tertinggi di Pulau Sumatera. Sementara provinsi Sumatera Barat tercatat sebagai satu-satunya provinsi di Pulau Sumatera yang mengalami penurunan NTP yaitu turun sebesar 1,44 persen," jelasnya, Selasa (4/4). 

Berdasarkan subsektor-nya, NTP Perkebunan Rakyat (NTPR) menyumbang kontribusi cukup besar. Pada Maret 2023, NTPR mengalami kenaikan indeks sebesar 4,86 persen yaitu dari 166,82 pada Februari 2023 menjadi 174,92 pada Maret 2023. 

Hal ini disebabkan oleh kenaikan indeks harga yang diterima sebesar4,86 persen, sementara indeks harga yang dibayar petani relatif tidak mengalami perubahan dibanding bulan sebelumnya. 

"Kenaikan indeks harga yang diterima petani disebabkan oleh naiknya indeks harga kelompok Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 4,86 persen, khususnya kelapa sawit dan kelapa," ujarnya.

Stabilnya indeks harga yang dibayar petani disebabkan oleh naiknya indeks BPPBM sebesar 0,03 persen, khususnya pupuk urea, NPK, KCL, dan TSP. 

Dia menambahkan, pada Maret 2023, terjadi penurunan indeks harga konsumsi rumah tangga pertanian di Provinsi Riau sebesar 0,01 persen. 

"Hal ini utamanya disebabkan adanya penurunan harga pada kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,07 persen, perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,04 persen dan perlengkapan, air, listrik dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,01 persen," ujarnya. 

Kemudian Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Riau mengalami kenaikan sebesar 4,32 persen, yaitu dari 149,32 pada Februari 2023 menjadi 155,78 pada Maret 2023.