Mamuju, elaeis.co – Fungsional Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Bidang Perlindungan Dinas Perkebunan (disbun) Provinsi Sulawesi Barat (sulbar) melaksanakan kegiatan pembinaan anggota Regu Pengendali OPT (RPO) di Desa Batu Ampa, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju.
Pada kegiatan pembinaan ini, hadir Tim Dinas Perkebunan Kabupaten Mamuju dan seluruh anggota RPO dari seluruh kecamatan di Kabupaten Mamuju.
Kegiatan pembinaan dilaksanakan setelah Kepala Dinas Perkebunan Sulbar, H. Herdin Ismail, memerintahkan Kepala Bidang Perlindungan Perkebunan agar segera menurunkan POPT, melakukan pembinaan Regu Pengendali OPT, sekaligus melaksanakan kegiatan pengendalian.
Kegiatan ini difokuskan di daerah sentra komoditi kakao, kopi, dan kelapa sawit. Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan peningkatan curah hujan terutama di Bulan Desember sekarang ini hingga Bulan Januari mendatang, yang berberpotensi meningkatkan intensitas serangan OPT.
"Pembinaan RPO merupakan kegiatan yang dijadwalkan secara rutin maupun insidentil untuk meningkatkan penerapan dan memperluas jangkauan pengendalian OPT Tanaman Perkebunan," jelas Muhammad Azhary Bahar, salah seorang fungsional POPT Disbun Sulbar yang diturunkan untuk melaksanakan kegiatan ini, dalam rilis Humas Sulbar dikutip elaeis.co Ahad (29/12).
Fungsional POPT lainnya, Hasriani Nurainun Hasbi, menambahkan bahwa setelah selesainya kegiatan pembinaan dan pengendalian ini, Tim POPT Disbun Sulawesi Barat melanjutkan dengan inventarisir masalah-masalah yang ditemui saat melaksanakan kegiatan pengendalian, serta memfasilitasi sharing informasi diantara anggota RPO dan tim kabupaten terkait masalah yang terjadi di wilayah kerja masing-masing.
"Kemudian menerima masukan yang akan dijadikan bahan pertimbangan dalam merumuskan rekomendasi kebijakan pengendalian selanjutnya.
Diharapkan dengan dilakukannya kegiatan ini, dapat mempererat hubungan antar stakeholder terkait dan ilmu yang dibagikan dapat diaplikasikan di masing-masing wilayah kerja," tukasnya.
Musim Hujan, Disbun Sulbar Perluas Jangkauan Pengendalian untuk Antisipasi Serangan OPT
Diskusi pembaca untuk berita ini