Babel, elaeis.co - Harga kelapa sawit di Provinsi Bangka Belitung (Babel), periode ini mengalami kenaikan. Berdasarkan penetapan harganya tembus Rp3.695/kg.
Menurut Plt Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Babel, Jamaludin tingginya harga tersebut berkat naiknya harga CPO periode ini. Bahkan juga harga yang cukup tinggi selama perkebunan kelapa sawit dibangun di Babel.
"Harga CPO periode ini dibeli Rp15.221,27, jadi membaiknya harga CPO mendongkrak harga TBS kelapa sawit kita," ujarnya kepada elaeis.co, Selasa (21/7).
Kemudian untuk harga kernel periode ini dibandrol Rp12.997,19. Sedangkan indeks K sebesar 92,92%.
Sayangnya kata Jamal, tingginya harga tadi belum sepenuhnya dirasakan petani, terutama petani swadaya. Sebab harga tadi hanya berlaku untuk petani yang bermitra. Kemudian, belum semua PKS juga menerapkan harga yang ditetapkan dan disepakati bersama tersebut.
Parahnya lagi, saat ini produksi kebun kelapa sawit justru tercatat mengalami penurunan. Kata Jamal, sejak dua pekan lalu produksi kebun kelapa sawit turun.
"Sampai saat ini penurunan tercatat sampai 20%. Bisa jadi ini akan terus anjlok," katanya.
Menurutnya banyak faktor yang menyebabkan penurunan produksi ini. Selain cuaca, perawatan yang kurang maksimal juga bisa menjadi faktor penurunan.
Berikut daftar harga TBS kelapa sawit Babel periode ini ;
Umur 3 tahun: Rp3.018/kg
Umur 4 tahun: Rp3.191/kg
Umur 5 tahun: Rp3.438/kg
Umur 6 tahun: Rp3.438/kg
Umur 7 tahun: Rp3.453/kg
Umur 8 tahun: Rp3.539/kg
Umur 9 tahun: Rp3.516/kg
Umur 10–20 tahun: Rp3.695/kg
Umur 21 tahun: Rp3.602/kg
Umur 22 tahun: Rp3.432/kg
Umur 23 tahun: Rp3.406/kg
Umur 24 tahun: Rp3.275/kg
Umur 25 tahun: Rp3.269/kg.
Harga Merangkak Naik, Produksi Kebun Sawit di Babel Justru Merosot
Diskusi pembaca untuk berita ini