https://www.elaeis.co

Berita / Nusantara /

Sabun Halal Sawit: Sucikan Najis Mughallazah dan Ramah Bagi Kulit Sensitif

Sabun Halal Sawit: Sucikan Najis Mughallazah dan Ramah Bagi Kulit Sensitif

Ilustrasi personal care. foto: ist.


Bogor, elaeis.co – Inovasi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali mencuri perhatian, kali ini lewat produk sabun tanah halal berbasis sawit yang tak hanya alami, tapi juga dapat digunakan untuk mensucikan najis mughallazah atau najis berat sesuai syariat Islam.

Produk ini digagas oleh peneliti muda, Siti Izdihar Arfa Naqiyyag ST, yang mengembangkan surfaktan alami dari minyak sawit untuk kebutuhan personal care seperti sabun, lotion, dan face cream.

“Inovasi sabun tanah ini berangkat dari kebutuhan umat Islam. Dalam fiqih, untuk mensucikan najis berat seperti air liur anjing dan babi, dibutuhkan tanah. Nah, tanah dalam sabun ini memungkinkan proses bersuci dilakukan dengan lebih praktis dan sesuai kaidah agama,” jelas Siti dalam keterangannya di kampus IPB, Sabtu (19/7). 

Sabun ini mengandung tanah dalam bentuk mikropartikel yang sudah terformulasi ke dalam sabun batang maupun cair. Karena berbahan dasar minyak sawit dan tidak menggunakan SLS (sodium lauryl sulfate) berbasis minyak bumi, produk ini juga aman dan ramah lingkungan.

“Produk ini natural, bebas bahan kimia keras, dan menjadi alternatif sabun halal yang lebih ramah bagi kulit sensitif,” tambahnya.

Inovasi ini telah mendapatkan sambutan dari dunia industri. PT Ratu Bio Indonesia menjadi mitra pengembangan dan telah mengadopsi hasil riset tersebut ke tahap komersialisasi.

Kini, sabun halal berbasis sawit ini sedang dalam proses sertifikasi halal resmi dari otoritas terkait, yang menjadi langkah penting untuk menembus pasar muslim dalam dan luar negeri.

Sabun tanah berbasis sawit ini bukan hanya menjawab kebutuhan keagamaan, tetapi juga menjadi bukti bahwa produk turunan kelapa sawit bisa masuk ke ranah consumer goods syariah yang sedang tumbuh pesat. 

Di tengah banyaknya sorotan negatif terhadap industri sawit, inovasi seperti ini menunjukkan sisi positif dan potensinya sebagai bahan baku masa depan untuk kosmetik dan produk kebersihan berbasis halal dan berkelanjutan.


 

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :