https://www.elaeis.co

Berita / Sumatera /

Pelaku Pencurian Sawit di PT IBU Makin Nekat, Pakai Senjata Api

Pelaku Pencurian Sawit di PT IBU Makin Nekat, Pakai Senjata Api

Barang bukti kasus pencurian sawit di PT IBU. Foto: Hms Res Batanghari


Batanghari, elaeis.co – Polsek Batin XXIV melakukan pemeriksaan Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait tindak pidana pencurian buah kelapa sawit yang terjadi di kawasan perkebunan PT. Inti Bahar Utama, Desa Muara Jangga, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

Kapolsek Batin XXIV dalam keterangannya menyebutkan, kejadian berlangsung pada Minggu sore, 29 Juni 2025, sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah mendapatkan laporan dari pihak perusahaan, Tim Polsek kemudian diturunkan ke lokasi untuk olah TKP.

Peristiwa bermula saat lima personel security perusahaan mendapatkan informasi mengenai adanya aktivitas mencurigakan di Blok A7 dan A8, Afdeling I. Saat mereka mendatangi lokasi, para pelaku yang tertangkap basah memanen buah kelapa sawit langsung melakukan perlawanan.

“Salah satu petugas keamanan, Abdul Rahman, dipukul oleh pelaku saat hendak diamankan. Tak lama kemudian, terdengar suara letusan yang diduga berasal dari senjata api rakitan jenis kecepek yang digunakan oleh pelaku lain,” jelas Kapolsek dalam keterangan tertulis Humas Polres Batanghari dikutip Senin (14/7).

Merasa terancam, para petugas keamanan memilih menyelamatkan diri. Setelah situasi mulai kondusif, mereka kembali ke lokasi dan menemukan sekitar 25 tandan buah kelapa sawit yang telah dipanen, serta satu helai baju yang diduga milik salah satu pelaku.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku. Barang bukti yang diamankan berupa 25 buah kelapa sawit dan 1 buah baju yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Kasus ini masih dalam proses lidik. Kami terus menggali informasi dari para saksi dan mengumpulkan bukti tambahan untuk segera mengungkap pelaku,” tambah Kapolsek.

Para saksi dalam kejadian ini merupakan lima petugas keamanan perusahaan tersebut, yakni Abdul Rahman (34), Nurman (53), Riski (28), Musa (28), dan Andro (27).

Kepolisian mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila memiliki informasi yang berkaitan dengan kejadian ini, terutama jika melihat orang mencurigakan di sekitar lokasi kejadian.


 

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :