https://www.elaeis.co

Berita / Nusantara /

Nilai Ekspor Sumut Mulai Menguat

Nilai Ekspor Sumut Mulai Menguat


Medan, Elaeis.co - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut mencatata Provinsi Sumatera Utara mengalami penurunan nilai ekspor di bulan Juni 2021 bila dibandingkan bulan Mei. Menurut perhitungan BPS, secara persentase penurunan itu mencapai 3,01%.

Hal itu diumumkan Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi, dalam siaran resmi melalui kanal YouTube BPS Sumut, Senin (2/8). Kata Syech Suhaimi, pada bulan Mei nilai ekspor Sumut mencapai US$913,86 juta. Lalu pada bulan Juni turun menjadi US$886,32 juta, atau turun sekitar US$27,54 juta. 

Tetapi, kata Syech, kalau nilai ekspor dihitung tahunan atau year on year (yoy), yakni bulan Juni 2020 ke Juni 2021, justru mengalami peningkatan nilai. Pada Juni 2020, kata Syech, nilai ekspor sumut mencapai US$651,24 juta. Sementara pada bulan Juni 2021, nilainya jadi US$886,32 juta. 

"Naik 36,10%," ujar Syech. Lalu, Syech menyebutkan ada Big Ten atau 10 Besar negara yang jadi tujuan utama ekspor asal Sumut, yakni Tiongkok, Amerika Serikat, India, Rusia, Jepang, Malaysia, Belanda, Thailand, Pakistan, dan Mesir. "Untuk bulan Mei, total ekspor sumut  ke sepuluh negara itu mencapai US$520.968 juta, lalu di bulan Juli US$524.390 juta," ujar Syech.

Lalu, nilai ekspor di luar 10 negara itu mencapai US$392.888 untuk bulan Mei dan US$361.928 untuk bulan Juli. Total ekspor untuk bulan Mei mencapai US$913.857 juta di bulan Mei dan US$886.318 juta di bulan Juni.

Ia menambahkan, nilai ekspor terbesar asal Sumut ditujukan ke dua negara adidaya, yakni Tiongkok yang mencapai US$109.737 juta untuk bulan Mei dan US$156.957 juta di bulan Juni. Disusul Amerika serikat (AS) US$87.408 juta (Mei) dan US$115.101 juta (Juni).

Menariknya, ekspor Sumut pada bulan Juni ke empat negara dari 10 Besar justru turun di bulan Juni, yakni India, Jepang, Pakistan, dan Mesir. Pada bulan Mei, ekspor ke India mencapai US$64.909 juta, lalu turun di Juni sebesar US$42.896 juta.

Menyusul Jepang US$44.168 juta (Mei) dan US$40.363 juta, Pakistan US$65.576 juta (Mei) menjadi US$12.868 juta, dan terakhir adalah Mesir US$10.617 juta (Mei) menjadi US$1722 juta (Juni).

Nah, jika ekspor menurun, impor ke Sumut justru naik sebesar 13.41% yakni US$423.43 juta pada bulan Mei menjadi US$480.23 juta pada bulan Juni. Jika hitungan tahunan, nilai impor Sumut naik 53.84% atau US$312.16 juta pada bulan Juni 2020 menjadi US$480.23 juta pada bulan Juni 2021. Kata Syech, walau impor naik terus, tetapi secara matematis Sumut masih tetap surplus sebesar US$406.09 juta.

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :