https://www.elaeis.co

Berita / Sumatera /

Harga CPO Melesat, tapi Pergerakan Harga TBS Masih Kurang Semangat

Harga CPO Melesat, tapi Pergerakan Harga TBS Masih Kurang Semangat

T Muchtar Abdullah, petani sawit swadaya yang juga anggota APKASINDO Nagan Raya sedang berada di kebun sawitnya. Foto: dok. pribadi


Banda Aceh, elaeis.co - Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) terus mengalami kenaikan. Tender CPO yang dilakukan PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) pada sesi perdagangan hari Selasa (1/3/2022) menunjukan harga CPO tembus Rp 18.250/kg.

Harga itu adalah franco pelabuhan Belawan di Sumut dan pelabuhan Dumai di Riau dan belum termasuk biaya pajak pertambahan nilai (PPN). Kenaikan ini memicu kenaikan harga tandan buah segar (TBS) produksi petani sawit di berbagai daerah sentra sawit di Indonesia.

"Tapi khusus di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, kenaikan harga CPO yang melesat jauh itu enggak diikuti oleh harga TBS di sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) di daerah kami ini. Aneh rasanya melihat harga TBS di Nagan Raya ini," kata T Muchtar Abdullah, petani sawit swadaya di Nagan Raya kepada elaeis.co, Rabu (2/3/2022).

Ia mengaku bukan tak bersyukur dengan kenaikan harga TBS. Tetapi anggota Asosiasi Petani Kelapa  Sawit Indonesia (APKASINDO) Nagan Raya ini bingung kenapa di kabupaten lain harga TBS lebih cepat naik dan hampir tiap hari berubah.

"Sementara harga TBS di Nagan Raya bisa seminggu sekali baru berubah. Dan rata-rata masih di bawah Rp 3.000-an, hanya satu PKS yang sudah tembus Rp 3.000/kg. Tapi di provinsi lain saya lihat harga TBS malah sudah tembus Rp 3.500/kg," keluhnya.

Ia lalu mencontohkan harga TBS di sejumlah PKS di Nagan Raya per 1 Maret 2022 dan kemungkinan akan berlaku minimal seminggu. Di PT Fajar Baizuri And Broders (FBB) harga TBS Rp 2.920/kg, PT Ensem Lestari Jaya Nagan Raya Rp 2.850/kg, PT Sawit Nagan Raya Makmur (SNRM) Rp 2.900/kg, PT Beurata Subur Persada (BSP) Rp 2.850/kg, PT Ujong Neubok Dalam (UND) Rp 2.900/kg, PT Kharisma Iskandar Muda (KIM) Rp 2.900/kg, PT Raja Marga (RM) Rp 2.900/kg, dan PT Surya Panen Subur (SPS) 2  Rp 3.030/kg.

"Coba lihatlah daftar harga TBS di Nagan Raya itu. Sedih rasanya kami petani sawit swadaya ini. Di Provinsi lain harga sudah tembus Rp 3.500/kg karena terpengaruh kenaikan harga CPO, di Nagan Raya kayak enggak ada pengaruhnya harga CPO global itu," tandasnya. 


 

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :