Di sisi hilir, BPDP mendukung peningkatan pemanfaatan CPO sebagai bahan bakar campuran solar, penelitian dan pengembangan produk serta teknologi, hingga promosi dan diplomasi sawit untuk memperluas pasar.

Dalam forum IOPS, penguatan posisi petani juga diarahkan melalui kerja sama internasional. Petani sawit dari berbagai negara dapat membangun jejaring, bertukar pengalaman, dan memperkuat suara petani dalam menghadapi isu keberlanjutan, ketelusuran, serta dinamika pasar global.

Sementara itu, Kepala Divisi UKM dan Koperasi BPDP, Helmi Muhansyah, berharap IOPS Forum dapat menjadi agenda tahunan APKASINDO yang memiliki identitas kuat dan digelar secara konsisten di IKN setiap Agustus.

Menurut Helmi, forum tersebut dapat menjadi ruang konsolidasi petani sawit Indonesia dan mancanegara sekaligus memperkuat diplomasi petani di tingkat global.

Pada akhirnya, hilirisasi menjadi penting bukan sekadar untuk menghasilkan lebih banyak produk turunan sawit, melainkan menciptakan struktur industri yang memberi ruang lebih besar bagi petani untuk memperoleh nilai tambah.

Dengan dukungan riset, teknologi, SDM, kelembagaan, akses pasar, dan kerja sama internasional, petani diharapkan tidak lagi hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi ikut mengambil bagian dalam rantai nilai industri sawit yang lebih tinggi.