https://www.elaeis.co

Berita / Nusantara /

Begini Perjuangan Anak Petani Inhil Dapatkan Beasiswa Sawit 

Begini Perjuangan Anak Petani Inhil Dapatkan Beasiswa Sawit 

Ketua Bidang SDM Apkasindo Riau, Tedi Susilo bersama anak-anak petani calon penerima beasiswa sawit. foto: ist.


Tembilahan, elaeis.co - Tinggal selangkah lagi, 115 anak petani sawit dari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, akan menerima Beasiswa Sawit dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). 

Mereka mengikuti seleksi beasiswa lewat jalur afirmasi dan mendapatkan rekomendasi dari Pj Bupati Inhil, Herman. 

Selain dukungan kepala daerah, sosok yang juga berperan penting bagi anak-anak petani ini adalah Ketua Bidang SDM Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau, Tedi Susilo. Nama terakhir ini menjadi pembimbing mereka untuk mendapatkan beasiswa itu. 

Kepada elaeis.co, Tedi mengaku perjuangan anak-anak petani sawit dari Inhil ini tidak mudah. 

"Selama dua bulan mereka kos dekat tempat tinggal saya untuk ikut bimbingan. Dan hasilnya alhamdulillah, mereka sudah lulus sampai ke tes wawancara," katanya, kemarin. 

Baca juga: Jamu 100 Anak Petani Calon Penerima Beasiswa Sawit, ini Pesan Pj Bupati Inhil

Apkasindo, kata Tedi, setiap tahunnya memang memfasilitasi bimbingan bagi anak-anak petani yang ingin mendapatkan Beasiswa Sawit. 

"Itu dari 12 kecamatan di Inhil. Bahkan ada yang harus menempuh perjalanan 6 jam untuk sampai ke rumah saya," ujarnya. 

Berkat kesungguhan itu, kata Tedi, anak-anak petani ini akan segera mendapatkan beasiswa penuh dari BPDPKS. Mulai dari uang kuliah, hingga uang saku setiap bulannya. 

"Sekarang mereka tinggal menjalani seleksi terakhir, yaitu tahapan verifikasi faktual. Mudah-mudahan kalau tidak ada yang bermasalah, mereka bisa lulus semua," harapnya. 

Sebenarnya, kata Tedi, tak cuma 115 anak petani ini saja yang ikut seleksi Beasiswa Sawit. Masih ada banyak lagi anak-anak petani dari Inhil yang ikut, namun melalui jalur reguler. 

Baca juga: 4.116 Peserta Dinyatakan Berhak Ikut Tes Wawancara Beasiswa Sawit, Terbanyak dari Sumut 

"Yang 115 ini yang jalur afirmasi, kita perjuangkan untuk mendapatkan rekomendasi dari bupati. Sedangkan yang reguler juga masih banyak, sekarang mereka masih di tahap wawancara," ujarnya. 

Tedi berharap, anak-anak petani sawit Inhil yang mengikuti seleksi jalur reguler ini juga bisa lulus dan menerima beasiswa dari BPDPKS. 

Diketahui, tahun ini BPDPKS menyediakan kuota beasiswa untuk 3.000 anak. Mereka nantinya akan menjalani perkuliahan di 23 lembaga pendidikan yang telah ditunjuk yang tersebar dari Aceh hingga Papua.


 

Komentar Via Facebook :