Jakarta, elaeis.co - Program beasiswa sawit 2026 resmi ditutup pada 21 Juni 2026 kemarin. Kini program yang menjadi rangkaian target pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dari Ditjenbun Kementan lewat Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP) itu tengah memasuki tahap seleksi.

Tulus Tri Margono, Ketua Tim Pemberdayaan dan Peningkatan Kapabilitas Direktorat Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian membenarkan bahwa saat ini program tersebut telah memasuki tahap seleksi. "Dalam tahap seleksi," ujarnya kepada elaeis.co, Selasa (23/6).

Dikatakannya, program ini menargetkan 5.000 penerima manfaat beasiswa. Dimana anggarannya digelontorkan melalui BPDP.

Jumlah target ini meningkat dari tahun sebelumnya dimana hanya ditargetkan sebesar 4.000 penerima manfaat. Mulai dari anak petani kelapa sawit, pekerja perkebunan kelapa sawit, perusahaan perkebunan kelapa sawit hingga instansi kedinasan yang bekecimpung di perkebunan kelapa sawit khususnya.

Kendati begitu, pihaknya belum dapat merinci jumlah total pendaftar pada periode ini. Namun diperkirakan pendaftar lebih dari angka target yakni 5.000 orang.

Sebagai pengingat, dalam program ini ada sebanyak 42 perguruan tinggi yang terpilih menjadi penyelenggara pendidikan. Ini tersebar hampir di seluruh wilayah yang menjadi sentra kelapa sawit di Indonesia.