Bengkulu, elaeis.co - Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berupaya menghadirkan investor untuk mengelola dan mengembangkan sektor hilir kelapa sawit.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bengkulu, Karmawanto MPd mengatakan, kehadiran investor sangat diharapkan karena hingga saat ini belum ada pabrik yang melakukan hilirisasi di Bengkulu.
"Rata-rata pabrik di sini baru baru mengelola TBS kelapa sawit menjadi CPO, belum ada yang menghasilkan produk jadi," kata Karmawanto, kemarin.
Menurut Karmawanto, jika ada pabrik yang mampu mengelola CPO menjadi minyak goreng, tentu saja bisa pihaknya akan menyambut dengan baik. "Karena itu akan menyerap banyak tenaga kerja lokal," ujarnya.
Ia mengaku, sejauh ini dari sektor perkebunan kelapa sawit saja, perusahaan swasta mampu menyerap sebanyak 54.280 orang tenaga kerja. "Kalau makin banyak pabrik yang berdiri, maka akan ada tambahan penyerapan tenaga kerja juga," tukasnya.
Selain itu, menurutnya, dengan adanya pabrik hilirisasi kelapa sawit, maka akan meningkatkan perekonomian daerah. "Pendapatan asli daerah (PAD) juga akan ikut meningkat dan peredaran uang di tengah masyarakat makin banyak," tutupnya.
Kehadiran Investor Sangat Diharapkan untuk Pacu Hilirisasi Sawit
Diskusi pembaca untuk berita ini