Jambi, elaeis.co - Berdasarkan hasil rapat penetapan dinas perkebunan Provinsi Jambi, harga kelapa sawit periode ini dibeli Rp3.706,58/kg. Harga ini dinilai stabil lantaran hanya turun sebesar Rp0,09/kg.

Harga tersebut sejatinya hanya berlaku untuk pembelian kelapa sawit petani plasma. Dimana harga tersebut berlaku untuk kelapa sawit usia 10-20 tahun.

"Sayangnya ini hanya berlaku untuk kelapa sawit mitra saja. Sementara harga sawit petani swadaya lebih rendah," ujar Dermawan Harry Oetomo  salah satu Pengurus DPP Apkasindo kepada elaeis.co, Jumat (19/6).

Kata Dermawan, saat ini yang masih cukup membantu harga sawit petani swadaya adalah adanya PKS komersial atau tanpa kebun. Sebab PKS tersebut mau langsung menampung kelapa sawit milik petani. Bahkan tanpa banyak seleksi.

"Untuk harga yang diterapkan PKS komersial justru mendekati harga Dinas Perkebunan Provinsi," terangnya.

Untuk itu, kampanye penutupan PKS komersial itu dianggap Dermawan salah kaprah. Hadirnya PKS itu justru memutus mata rantai pasok yang panjang. Petani tidak lagi harus ke tengkulak atau pengepul yang tentu membeli dengan harga di bawah PKS.

"Kalau sudah begitu maka akan bermunculan semangat hadirnya kelembagaan ekonomi di pedesaan nantinya. Otomatis jika petani sejahtera maka daerah pasti akan ikut maju," tandasnya.

Berikut harga TBS sawit Jambi hingga akhir Juni mendatang ;

3 tahun     Rp 2.891, 54
4 tahun     Rp  3.089,85
5 tahun     Rp  3.231,82
6 tahun     Rp 3.366,70
7 tahun     Rp 3.451,62
8 tahun     Rp 3.525,25
9 tahun     Rp 3.594,51
10-20 thn  Rp 3.706,58
21-24 thn  Rp 3.595, 91
25 tahun    Rp 3.432,49
Cpo         Rp. 14.985, 30
Kernel   Rp. 12.093,74
Indeks "k" 94,64 %