https://www.elaeis.co

Berita / Sumatera /

Gelar Sejumlah Kegiatan, OJK dan BI Minta Dukungan Pj Gubernur Sumsel 

Gelar Sejumlah Kegiatan, OJK dan BI Minta Dukungan Pj Gubernur Sumsel 

Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni bersama pimpinan OJK Regional 7 Sumbagsel dan Kepala Perwakilan BI Sumsel. foto: ist.


Palembang, elaeis.co – Pj Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni menerima audiensi pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumbagsel dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumsel. Berbagai program terkait pembangunan ekonomi daerah yang akan dilaksanakan di Sumsel menjadi topik pembicaraan pada pertemuan itu.

Pada kesempatan itu, Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel Untung Nugroho juga mengungkapkan bahwa OJK akan melaksanakan kick off Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) di gedung OJK Sumsel pada Senin (26/2) mendatang. Kegiatan bertema “Produk Lokal Berinovasi” itu akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti seminar dan pameran.

"Kampanye utamanya oleh OJK dan didukung oleh pemerintah daerah. Kami menargetkan pada 2024, BBI dapat mencapai Rp 50 miliar per provinsi, dan BWI mencapai 13,2 juta perjalanan di daerah,” katanya dalam rilis dikutip Jumat (22/2).

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sumsel Ricky Perdana Gozali mengatakan, pihaknya akan melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan salah satu topik bahasan adalah sektor perkebunan kelapa sawit.

"Saat ini terdapat kredit sebesar lebih kurang Rp 15 triliun yang dinikmati oleh petani kelapa sawit, termasuk petani plasma ataupun swadaya," sebutnya.

Selain Rakor TPAKD, BI Sumsel bersama OJK juga memiliki program lain yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, yaitu pembukaan satu rekening satu pelajar di kabupaten/kota, seribu rekening bagi disabilitas, dan ekosistem keuangan inklusif dengan pemilihan desa wisata.

Tak hanya itu, terdapat pula program monitoring dan evaluasi kredit usaha rakyat (KUR) dengan melakukan roadshow ke berbagai kabupaten/kota di Sumsel, serta program literasi keuangan.

"Kami mengharapkan dukungan Bapak Gubernur dalam kampanye program ini. Misalnya, dengan menerbitkan surat edaran penggunaan produk lokal dan belanja produk lokal. Bisa juga dengan penggunaan logo BBI di setiap kegiatan mempromosikan produk lokal dan wisata lokal,” ucap Ricky.

Dia menambahkan, Provinsi Sumsel juga terpilih oleh Kementerian Keuangan sebagai lokasi penyelenggaraan sosialisasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Sumatera. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Kamis (29/2).

Agus Fatoni mengaku sangat mendukung Gernas BBI dan BBWI karena dapat memajukan perekonomian daerah. Kampanye ini juga sejalan dengan berbagai gerakan yang telah dan akan dilakukan oleh Pemprov Sumsel secara serentak dan masif.

"Kami sudah meluncurkan Gerakan Penanganan Inflasi Serentak se-Sumsel dan Gerakan Pasar Murah Serentak. Dalam waktu dekat, kami akan meluncurkan Gerakan Bedah Rumah Serentak, Gerakan Pembangunan Sanitasi Serentak, dan Gerakan Bantuan Stunting Serentak,” ungkapnya.

Pelaksanaan gerakan secara serentak itu bukanlah tanpa sebab. Menurutnya, dengan dilaksanakan secara serentak dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, berbagai gerakan tersebut akan lebih terasa manfaatnya kepada masyarakat serta program prioritas dapat terlaksana.

”Kami sedang mengumpulkan corporate social responsibility atau CSR dari berbagai instansi swasta untuk melakukan program kerja secara serentak tersebut,” tambahnya.


 

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :