Siak, elaeis.co - Ratusan petani sawit Kecamatan Koto Gasib, Dayun, Mempura di Kabupaten Siak, Riau, menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Siak dan Pengadilan Negeri (PN) Siak, Senin (7/8).
Petani meminta agar Bupati Siak Alfedri mencabut izin PT Duta Swakarya Indah (DSI).
Kuasa pemilik lahan masyarakat, Sunardi SH mengatakan, Bupati Siak harus membuka mata terhadap permasalahan masyarakat dengan korporasi perkebunan sawit tersebut.
Ia meminta agar Bupati Alfedri bersikap tegas terhadap rongrongan PT DSI terhadap masyarakat Siak.
"Kami meminta agar Bapak Bupati Siak tidak tutup mata melihat persoalan ini. Sebab sudah sangat lama masyarakat menderita. Tapi Pak Bupati tidak ambil sikap," teriak Sunardi.
Padahal, sambung Ketua DPP LSM Perisai ini, ratusan orang warga Siak mempunyai surat tanah (SHM) yang diklaim PT DSI masuk dalam kawasannya.
Sementara, PT DSI hanya mampu menggarap lahan seluas 1.800 hektare dari 8.000 hektare Inlok dan IUP yang dimiliki perusahaan.
“Jadi tuntutan kami agar Bupati Siak berani mencabut Inlok dan IUP PT DSI, jangan takut," kata dia.
Desak Cabut Izin PT DSI di Siak, Petani Sawit: Pak Bupati, Tak Perlu Takut!
Diskusi pembaca untuk berita ini