Rengat, elaeis.co - Letkol Dani Prasetyo Wibowo, selaku Dandim 0302 Indragiri Hulu, Provinsi Riau, memberikan apresiasi kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Tunggal Perkasa Plantation (PT TPP) yang telah melaksanakan kegiatan kesiapsiagaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

"Perlengkapan peralatan penanganan karhutla korporasi ini sangat luar biasa, ini perlu kita siapkan, dan perlu dilatihkan secara bersama antara perusahan dengan masyarakat peduli api (MPA), dan seluruh instansi terkait termasuk TNI-Polri dalam rangka menghadapi ancaman Karhutla," terangnya saat memberi sambutan, Kamis (22/6). 

Menurutnya, Riau sangat intens menangani kasus kebakaran sehingga pada kesempatan ini dilakukanlah pengecekan peralatan milik korporasi. Sebagaimana diketahui perusahan ini merupakan yang pertama dikunjungi Forkompinda. 

"Puncak kerawanan terjadi karhutla itu diprediksi pada Juli hingga Agustus, yang mana kemarau atau curah hujan mulai menipis," pungkasnya. 

Dia berharap, praktek atau latihan yang dilaksanakan ini semata-mata bentuk kesiapsiagaan siap gerak kapan terjadi karhutla dimanapun posisinya. Namun besar harapan hal itu tidak terjadi sehingga lahan atau daerah aman terhindar dari bencana Karhutla. 

"Saya mengucapkan terimakasih kepada manajemen PT Tunggal Perkasa Plantation (TPP) dan kesiapsiagaan seluruh karyawan beserta Manggala Agni, masyarakat sekitar dalam rangka penyiapan penanganan Karhutla," ungkapnya.