Rendahnya Produktivitas Sawit Rakyat Penyebab Rendahnya Hilirisasi, Wagub Bengkulu Mengaku Prihatin
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menyebutkan bahwa produktivitas sawit rakyat yang rendah menyebabkan kegiatan hilirisasi menjadi ikut rendah.
Sorotan terbaru dari Tag # Prihatin
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menyebutkan bahwa produktivitas sawit rakyat yang rendah menyebabkan kegiatan hilirisasi menjadi ikut rendah.
Kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam industri perkebunan kelapa sawit di Provinsi Bengkulu menghadapi tantangan serius, dengan risiko krisis regenerasi yang semakin mengkhawatirkan.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu, Tito Adji Siswantoro, mengaku prihatin dengan maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal di kalangan petani klsawit di Bengkulu.
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, mengungkapkan keprihatinannya terkait rencana pemerintah pusat untuk memutihkan 3,3 juta hektar perkebunan sawit yang berada di dalam kawasan hutan. Menurut Rohidin, meskipun industri kelapa sawit memberikan kontribusi signifikan bagi ekonomi daerah, namun menjaga kawasan hutan yang ada merupakan hal yang penting.
Khairuddin Simanjuntak, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), mengaku prihatin dengan nasib pekebun --termasuk pekebun sawit-- di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumbar.
Harga tandan buah segar (TBS) sawit belum normal. Petani makin uring-uringan karena merasa dikerjai pabrik kelapa sawit (PKS)
Minyak goreng (migor) berbahan sawit kini tidak lagi langka, stoknya melimpah. Tapi sayang harganya membubung tinggi