Aceh, elaeis.co - Ratusan ton hasil kebun milik petani sawit di kecamatan Danau Paris, Aceh Singkil,. terancam busuk. Penyebabnya lantaran salah satu jembatan akses angkut kelapa sawit, tepatnya di desa Desa Situban Makmur amblas, Minggu (12/2) kemarin.

Jembatan tersebut merupakan akses penghubung beberapa desa yang merupakan sentra penghasil kelapa sawit di wilayah tersebut. Malah jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses untuk pengakuan tandan buah segar (TBS) petani menuju PKS.

Sekretaris DPW Apkasindo Aceh, Fadhli Ali, mengatakan saat ini jembatan tersebut hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, sementara untuk truk pengangkut TBS belum bisa lewat.

"Kita berharap kejadian ini bisa cepat ditangani. Setidaknya ada jembatan darurat agar aktifitas warga bisa kembali berjalan seperti semula," katanya kepada elaeis.co, Senin (13/2).

Tegasnya, tentu penanganan ini sangat penting sebab selain menjadi akses pengangkutan TBS juga menjadi infrastruktur logistik lainnya. Baik itu kebutuhan sehari-hari ataupun komoditi hasil kebun lainnya.

"Mungkin melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) bisa membantu. Selama koordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas PUPR, TNI Polri terjalin," bebernya.

"Intinya itu sesegera mungkin sebab masyarakat pasti akan menjerit jika akses kebutuhan sehari harinya terputus," imbuhnya.