Ratu, figur lintas zaman; memimpin negara era tegang pasca perang dunia, transisi dari Emporium ke model Commonwealth (Persemakmuran), berakhirnya era perang dingin, dan era Inggris masuk dan menyatakan keluar dari Uni Eropa (Brexit).
Di dunia maya, tagline#QueenElizabeth, menggelegar. Per detik pacuan ucap via #tagar(tagline). Satu di antara yang memukau, di samping ucapan standar:”May Her soul Rest in Peace” adalah pergeseran peliharaan Tuhan di tanah ini dari akun GIMB: “England will now move from ‘God save the Queen to ‘God save the King".
Simbol klasik bagi warga London juga diangkat sebagai perlambang duka mendalam: “London Bridge is falling down”. Ada rerangkai nada setia dengan sang suami: “The Queen just wanted to be will her Philip again. ... fly with your love”.
Nama figur ini amat menggelegar dari denyar sejarah. Termasuk sejarah nama-nama. Di Timur, banyak bayi perempuan diberi nama depan Eli, Elly. Dari tradisi nama-nama Tuhan dalam lingkup penamaan Aram dan Ibrani, sapaan El atau pun Eli adalah untuk Tuhan itu sendiri (setara il dalam bahasa Arab).
Namun, di tanah Inggris, sapaan ini dijadikan sebagai umpan penjinak agar Tuhan dikesani dalam kualitas feminin: menjadilah ujung penutup Eli itu dengan kata beth atau zabeth.
Sedari remaja, beliau disapa dengan sapaan populer; Lilibeth. Jenis sapaan ini adalah ‘sebuah lagu’ itu sendiri, sebelum dia dodoi dalam gaya agung sebagai sang ratu yang diselamatkan Tuhan (God save the Queen).
Lidah Arab menyapa nama agung ini dengan sapaan Ilya Zabatiyah. Sebagaimana orang Arab juga memiliki sapaan sendiri untuk negara di utara Laut Kaspia, Georgia dengan sapaan al Jurjaniyah.
Paling muai dan renyah sapaan Elly itu di Sumatra. Tepatnya di ranah Minangkabau (orang Jawa boleh dikatakan tak punya nama perempuan dengan sapaan Elly). Ini penanda Rang Minang, termasuk lekas menyeruput modernitas dan membaharu? Entahlah.
Yang jelas, banyak nama sapaan anak-anak perempuan Minang dengan sapaan Elly atau si Eli. Yang paling famous dari semua Elly itu tentulah Elly Kasim. Sekali lagi, maujud Elly ini adalah sosok yang dekat dengan nada dan lagu. Tak semata Mick Jagger.
Ratu Elizabeth bertahta selama 7 (tujuh) dekade. Perempuan terlama berkuasa di muka bumi ini. Di sebuah negara paling digjaya dengan sejumlah anak tentengan seberang lautnya yang bertaut dalam harmoni persemakmuran.
Queen Elizabeth II
Diskusi pembaca untuk berita ini