https://www.elaeis.co

Berita / Sumatera /

Ternyata Ini Rahasia Tanaman Sawit Bisa Berbuah Lebat dan Anti Trek

Ternyata Ini Rahasia Tanaman Sawit Bisa Berbuah Lebat dan Anti Trek

Tanaman Sawit berbuah lebat di Bengkulu. Foto: Zuma.


Bengkulu, Elaeis.co - Ternyata ada rahasia yang wajib diketahui oleh petani sawit agar bisa membuat tanaman sawit berbuah lebat dan anti trek. Dengan menerapkan rahasia ini dengan baik maka petani kelapa sawit akan menjadi lebih sukses di sektor usaha perkebunan kelapa sawit.

Pengamat Pertanian Bengkulu, Prof Dr Zainal Muktamar SP MSi mengatakan, selama ini banyak hal yang tidak diketahui oleh petani sawit. Salah satunya membuat tanaman sawit bisa terus berbuah lebat dan anti trek..
"Kami sudah membuat metode baru dalam memelihara tanaman kelapa sawit yang menghasilkan buah berlimpah dan tahan terhadap serangan hama. Sehingga tanaman sawit bisa terus berbuah lebat dan anti trek," ujar Zainal, Senin 1 April 2024.

Baca Juga: Petani Sawit di Bengkulu Selatan Wajib Kandangkan Ternak Jelang Lebaran Idul Fitri, Ini Penyebabnya!

Ia mengaku, untuk membuat tanaman sawit terus berbuah dan anti trek, salah satu aspek penting yang harus diperhatikan oleh petani yaitu penyesuaian metode penanaman kelapa sawit dengan kondisi lingkungan sekitar. Misalnya, tanaman sawit yang tumbuh di lahan gambut memerlukan unsur hara mikro tertentu dan sistem drainase yang baik. 
"Penyesuaian metode pemeliharaan kelapa sawit harus disesuaikan dengan kondisi lingkungannya, ini penting agar tanaman sawit terus berbuah," tambah Zainal.

Selain itu, pengendalian gulma juga menjadi faktor penting dalam mempertahankan produktivitas pohon kelapa sawit. Sebab gulma yang tumbuh di sekitar tanaman sawit dapat mengurangi unsur hara yang tersimpan di dalam tanah, yang sangat dibutuhkan oleh pohon sawit untuk pertumbuhannya.
"Pemberantasan yang tepat terhadap hama dan penyakit ini sejak dini mampu untuk mempertahankan produktivitas pohon kelapa sawit," jelas Zainal.

Selain itu, menurut Zainal, pemupukan juga harus dilakukan secara teratur dan sesuai dengan dosis yang tepat. Terdapat beberapa jenis pupuk yang 
dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pohon kelapa sawit seperti urea, ZA, KCI, dolomit, TSP, dan borate.
"Pemupukan pada kelapa sawit tidak boleh dilakukan dengan cara sembarangan, pilihlah pupuk sesuai kebutuhan tanaman sawit," tegas Zainal. 

Baca Juga: Padatnya Antrean Kendaraan Angkutan TBS Kelapa Sawit Jelang Lebaran Idul Fitri

Zainal menambahkan, selain pemilihan dan penggunaan pupuk yang tepat, proses pemanenan juga harus dilakukan dengan teknik yang benar. Hal ini dilakukan untuk menghindari stres pada tanaman. 
"Jika proses pemanenan dilakukan dengan salah, hal tersebut dapat menyebabkan tanaman mengalami stres. Hasilnya, pohon kelapa sawit akan kesulitan untuk mengeluarkan bunga sebagai calon buah baru," tutur Zainal.

Zainal berharap dengan menerapkan metode yang sesuai dengan lingkungan, pengendalian gulma yang efektif, pemupukan yang tepat, dan proses pemanenan yang benar, petani sawit di Bengkulu dapat meningkatkan produktivitas tanaman mereka. Sehingga para petani dapat mengoptimalkan hasil panen mereka dan meningkatkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan.
"Inilah tips memelihara kelapa sawit agar berbuah lebat dan tahan terhadap serangan hama," pungkasnya.


 

Komentar Via Facebook :