Dengan pendekatan tersebut, sumber daya penanggulangan dapat diarahkan ke kawasan yang benar-benar memiliki risiko tinggi.
Data 2015 dan 2019 juga menjadi pengingat bahwa karhutla merupakan persoalan bentang alam yang kompleks.
Mayoritas titik api pada dua periode tersebut berada di luar konsesi sawit, sehingga penanganannya membutuhkan strategi yang lebih luas dan tidak bertumpu pada satu sektor saja.
Data Karhutla 2015-2019 Dibongkar, Mayoritas Titik Api Ternyata di Luar Konsesi Sawit
Diskusi pembaca untuk berita ini