Dengan kepuasan diri yang tak terbatas, manusia mondar mandir di bumi ini dengan urusan remeh mereka, merasa damai dan yakin akan penguasaan mereka. Ini adalah petikan dari kalimat pembuka dalam fiksi sains klasik The War of The World karya H.G. Wells (1897).

Padahal kata Wells, mungkin saja manusia sedang diperiksa dan diteliti hampir secermat seorang peneliti makhluk fana Mikroba yang miliaran banyaknya dalam setetes air di bawah mikroskop. Wells dalam fiksinya mengingatkan ada makhluk lain dari planet yang lebih tua yang akan menjadi sumber bahaya bahkan mungkin sesuper jentikan jari Thanos. Maka kita lenyap.

Atau paling tidak bila tak ada makhluk antargalaksi yang sedang mengamati kita dari kejauhan, pasti ada super kosmos yang kita sebut Tuhan. Dengan cara apa kita akan lari dari pengamatannya. Dengan cara apa kita menahan jentikannya untuk membebaskan kita dari akhir dunia?