Berita / Serba-Serbi /
Upaya Kolaborasi PT KTU dengan Para Pihak Cegah Karhutla
Kegiatan simulasi pengendalian Karhutla oleh PT KTU. (Ist)
Siak, elaeis.co - PT Kimia Tirta Utama, perusahaan perkebunan kelapa sawit di wilayah Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau, menggelar kegiatan simulasi pengendalian Karhutla.
Acara yang dipimpin langsung Asisten Fire PT KTU Hendra Novianto ini, bekerjasama dengan MPA ring 1 perusahaan dan Polsek Koto Gasib.
Administratur PT KTU, Hubbal K Sembiring mengatakan, kegiatan ini secara rutin dilaksanakan perusahaan setiap tahunnya sebagai langkah antisipasi pencegahan Karhutla, dan refresh keterampilan anggota dan MPA.
"Simulasi bersama pencegahan Karhutla ini merupakan wujud komitmen PT KTU dalam rangka menerapkan operasional perusahaan sesuai dengan prinsip keberlanjutan dan mendukung program Pemerintah Kabupaten Siak mewujudkan zero fire," kata Hubbal kepada elaeis.co, Senin (10/4).
PT KTU melengkapi tim tanggap darurat dengan berbagai peralatan, termasuk menjalin komunikasi dan koordinasi intensif dengan pihak terkait seperti Polsek Koto Gasib dan MPA di Koto Gasib.
“Pencegahan Karhutla harus berjalan beriringan dengan pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, kami dari pihak perusahaan terus melakukan koordinasi dengan Polsek Koto Gasib dan Masyarakat Peduli Api (MPA) di desa ring-1 perusahaan," kata dia.
Zamri, perwakilan Polsek Koto Gasib pun memberikan apresiasi terhadap komitmen perusahaan untuk melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan ini.
"Saat ini kita buktikan kepada masyarakat bahwa kita telah mempersiapkan segala sesuatu untuk pencegahan Karhutla, kita harus punya komitmen yang kuat untuk merealisasikan hal tersebut," ujarnya.
Selain melibatkan masyarakat di sekitar perusahaan, sosialisasi pun diperkuat dengan menyebarkan pesan singkat (sms broadcast). Saling menjaga lingkungan dan bekerjasama terus digalakkan agar tidak terjadi kebakaran.
"Demi menjamin ketersediaan air, perusahaan juga telah membangun embung, overflow dan kantong air yang sangat berguna sebagai sumber air pemadaman pada saat terjadinya kebakaran," pungkasnya.







Komentar Via Facebook :