https://www.elaeis.co

Berita / Serba-Serbi /

Unib Dorong Mahasiswa KKN Berdayakan Petani Sawit

Unib Dorong Mahasiswa KKN Berdayakan Petani Sawit

Rektor Unib Dr Retno Agustina Ekaputri melepas mahasiswa KKN yang tersebar di 4 kabupaten/kota se Provinsi Bengkulu. foto: Humas Unib


Bengkulu, elaeis.co - Universitas Bengkulu (Unib) meminta mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di beberapa daerah di Provinsi Bengkulu agar melakukan pemberdayaan masyarakat setempat, khususnya petani kelapa sawit. 

Sejak 3 Juli sampai 16 Agustus 2023 2.954 mahasiswa UNIB yang berasal dari 8 (delapan) fakultas menjadi peserta KKN dan diberangkatkan ke 4 (empat) kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu. Tema KKN Periode Ke-100 adalah “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal.”

Rektor Unib, Retno Agustina Ekaputri menyampaikan, KKN adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang selama ini didapat di bangku kuliah pada kehidupan dalam masyarakat. Karena itu dia meminta mahasiswa Unib harus menyiapkan kegiatan pemberdayakan bagi para petani kelapa sawit di lokasi KKN. Dukungan terhadap petani kelapa sawit secara langsung ikut mendukung perekonomian daerah ini.

"Kami berharap mahasiswa KKN Unib berperan aktif dalam memberdayakan masyarakat setempat, khususnya petani kelapa sawit. Kelapa sawit merupakan salah satu sektor penting bagi perekonomian daerah ini, dan kita harus memastikan bahwa petani kelapa sawit mendapatkan dukungan yang memadai," kata Retno, Minggu (16/7).

Dia menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam memberikan solusi kreatif dan inovatif untuk mengatasi tantangan yang dihadapi petani kelapa sawit seperti peningkatan produktivitas, pemasaran yang efektif, dan pemenuhan standar kualitas yang ketat.

"Tunjukkan jati diri mahasiswa sebagai kaum intelektual yang mampu beradaptasi secara baik, menjadi teladan generasi muda lainnya, serta diharapkan dapat membantu menyelesaikan persoalan-persoalan yang di hadapi masyarakat," pesannya.

Mahasiswa diharapkan dapat melakukan riset dan mengembangkan program-program pelatihan, pendampingan, dan pengenalan teknologi modern kepada petani kelapa sawit. "Banyak hal yang bisa dilakukan mahasiswa KKN, seperti memberikan pelatihan dan pendampingan untuk menciptakan produk kreatif dari sawit," ujarnya.

Mahasiswa KKN Unib juga diminta bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah desa, perusahaan kelapa sawit, dan lembaga penelitian. Sehingga sinergi tersebut dapat menciptakan dampak yang nyata dan berkelanjutan bagi petani kelapa sawit. 

"Unib akan menyediakan sumber daya dan dukungan yang diperlukan bagi mahasiswa KKN. Kami akan memfasilitasi mahasiswa dengan pelatihan dan mentorship yang tepat, sehingga mereka dapat menjalankan tugas KKN dengan baik dan memberikan manfaat yang signifikan bagi petani kelapa sawit dan masyarakat setempat," paparnya.

Salah satu mahasiswa KKN Unib, Fitriani mengaku bangga dan bersemangat diberi kesempatan untuk mendampingi para petani sawit. "Kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit dan turut mengembangkan sektor pertanian di Bengkulu," pungkasnya.
 

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :