Berita / Sumatera /

Tahun Naga Kayu Dipercaya Bawa Keberuntungan Bagi Petani Kelapa Sawit

Tahun Naga Kayu Dipercaya Bawa Keberuntungan Bagi Petani Kelapa Sawit

Masyarakat Tionghoa saat berdoa di salah satu Vihara di Kota Bengkulu.


Bengkulu, elaeis.co - Tahun baru Imlek 2575 yang menandai awal dari tahun naga kayu ini dipercaya membawa keberuntungan bagi Petani Sawit. Sebab naga kayu sangat erat kaitannya dengan sektor tumbuhan. Sehingga diharapkan dapat memberikan banyak kebaikan dan keberkahan bagi petani sawit.

Penasehat Perkumpulan Tridharma Bengkulu, Warlan Soekandar menyampaikan keyakinannya bahwa sektor kelapa sawit pada tahun naga kayu ini akan membawa hoki dan keberuntungan bagi petani kelapa sawit. Dengan demikian, harapan baru pun muncul dalam rangka meningkatkan produksi dan hasil dari tanaman kelapa sawit.
"Tahun naga kayu akan membawa keberkahan bagi petani sawit," kata Warlan kepada Elaeis.co, Sabtu 10 Februari 2024.

Warlan berharap, tahun naga kayu ini dapat menjadi momentum bagi petani kelapa sawit untuk berkembang lebih jauh lagi. Salah satunya mendorong mereka agar memperluas kebun maupun melakukan hilirisasi dari TBS kelapa sawit menjadi CPO.
"Tahun ini adalah kesempatan bagi petani kelapa sawit di Indonesia termasuk Bengkulu untuk meraih prestasi lebih baik lagi," ujar Warlan.

Di sisi lain, Pengamat Ekonomi Universitas Dehasen Bengkulu, Dr Ansori Tawakal SE MM mengatakan, petani sawit tentu saja menyambut gembira kabar tentang keberuntungan yang potensial dalam tahun naga kayu ini. Sebab tahun ini memang dipercaya dapat membawa kesuksesan bagi petani sawit mengingat permintaan CPO dari luar negeri terus meningkat.
"Kami yakin tahun ini akan membawa keberkahan bagi petani sawit karena permintaan CPO yang meningkat," ungkap Ansori.

Namun demikian, Ansori mengaku, petani sawit harus tetap berhati-hati dan tidak sepenuhnya terlena dengan ramalan keberuntungan tersebut. Mengingatkan bahwa faktor-faktor lain seperti cuaca dan kondisi pasar juga turut berperan dalam menentukan hasil akhir dari produksi kelapa sawit.
"Tetap kami minta petani sawit tidak percaya begitu saja dengan ramalan, karena kondisi cuaca dan pasar juga menentukan kesuksesan sektor ini," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia Provinsi Bengkulu, A Jakfar mengatakan, harapan dan optimisme tetap menggema di kalangan petani kelapa sawit pada tahun naga kayu ini. Mereka percaya bahwa dengan kerja keras dan kesempatan yang diberikan tahun ini, petani kelapa sawit dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar lagi bagi negara secara keseluruhan.
"Kami berharap tahun naga kayu menjadi momentum penting bagi industri kelapa sawit untuk menunjukkan potensi dan kontribusinya dalam perekonomian Indonesia. Semua pihak pun diharapkan dapat bersinergi dan bekerja sama demi mencapai hasil yang optimal pada tahun naga kayu ini," pungkasnya.
 

Komentar Via Facebook :