https://www.elaeis.co

CLOSE ADS
CLOSE ADS
Berita / Sumatera /

Serikat Pekerja Lain Dukung Mogok Kerja SPPP di Perusahaan Milik Sinarmas

Serikat Pekerja Lain Dukung Mogok Kerja SPPP di Perusahaan Milik Sinarmas

Joko Wahyono, Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesiaa (FSPTI) Kabupaten Merangin. Foto: Ist.


Merangin, elaeis.co - Ratusan pekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit milik Sinarmas group di Kabupaten Merangin, Jambi, PT Kresna Duta Agroindo (KDA), menggelar mogok kerja mulai hari ini, Rabu (22/11).

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (SPPP) Provinsi Jambi, Don Fredi. "Rencananya berlangsung hingga 5 hari ke depan," seebutnya.

Menurutnya, aksi tersebut merupakan buntut kekesalan pekerja karena perusahaan tidak membayar upah sesuai besaran upah minimum provinsi (UMP) tahun 2022.

Baca juga: Tak Digaji Sesuai UMP, Pekerja di Anak Usaha Sinarmas Group Mogok Kerja

Rencana mogok kerja tersebut mendaapat dukungan dari Joko Wahyono, Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesiaa (FSPTI) Kabupaten Merangin. Orgsnisaasi  pekerja ini juga punya anggota dampingan di PT KDA.

Joko menilai PT KDA selama ini sudah banyak mengabaikan hak-hak pekerjanya. Bukan hanya di sektor produksi, pekerja di sektor transportasi juga sama. "PT KDA setidaknya harus patuh dengan Undang-undang Ketenagakerjaan," katanya.

Joko pun menilai jika mogok kerja yang akan segera dilakukan oleh para pekerja KDA merupakan imbas dari kejenuhan para buruh terhadap sikap perusahaan selama ini.

"Kita tentu berharap pemerintah daerah dan provinsi agar bisa membantu kawan-kawan pekerja ini dan memperhatikan kesejahteraan mereka. Karena fenomena seperti ini bisa jadi nanti kembali terjadi di perusahaan-perusahaan lain kalau hak-hak mereka diabaikan oleh perusahaan dan pemerintah hanya berdiam diri," ujarnya.

Sementara manajemen PT KDA, Antoni, tidak merespon ketika dikonfirmasi awak media. Ia tidak mau menjawab pesan singkat atau panggilan telefon untuk konfirmasi.
 

Komentar Via Facebook :